Radar Pasuruan - Anggota Komisi VI DPR RI Firnando Ganinduto mengingatkan pemerintah agar segera melakukan intervensi pasar guna melindungi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari lonjakan harga plastik dalam beberapa waktu terakhir.
Menurutnya, kenaikan harga plastik yang mencapai lebih dari dua kali lipat telah menekan margin keuntungan pelaku usaha kecil. Kondisi ini membuat mereka berada dalam posisi sulit karena tidak bisa dengan mudah menaikkan harga jual tanpa berisiko kehilangan konsumen.
"Ini bukan sekadar kenaikan harga biasa, tetapi sudah masuk kategori tekanan biaya yang serius bagi UMKM," kata Firnando dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/4).
Politisi dari daerah pemilihan Jawa Tengah 1 itu menilai kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut tanpa adanya kebijakan konkret dari pemerintah.
Ia menyebut Kementerian Perdagangan perlu segera mengambil langkah strategis untuk mengendalikan harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan baku di dalam negeri.
"Jika tidak segera diintervensi, dampaknya bisa meluas ke penurunan daya tahan usaha kecil dan berpotensi memicu inflasi sektor informal," ujarnya.
Baca Juga: Hotman Paris Bongkar Kronologi ABK Divonis Mati dalam RDPU DPR
Firnando menambahkan bahwa pemerintah perlu menjaga stabilitas melalui berbagai langkah, seperti pengawasan distribusi bahan baku dan penguatan industri petrokimia dalam negeri agar tidak terlalu bergantung pada pasokan global.
Ia juga menekankan pentingnya percepatan impor bahan baku dengan menjalin kerja sama langsung dengan negara pemasok utama, sehingga pasokan dapat segera masuk ke dalam negeri dan tekanan harga bisa ditekan dalam waktu singkat.
Selain itu, diperlukan koordinasi lintas kementerian agar kebijakan yang diambil tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga memberikan perlindungan berkelanjutan bagi pelaku usaha, terutama jika terjadi gangguan pasokan bahan baku seperti nafta.
"Kementerian Perdagangan harus hadir lebih aktif dalam menjaga keseimbangan pasar," ujar Firnando.
Ia pun mengingatkan agar pelaku UMKM tidak terus menjadi pihak yang menanggung dampak dari gejolak global.
"Intervensi yang cepat dan tepat, termasuk percepatan impor bahan baku plastik dari negara produsen bahan baku plastik, sangat dibutuhkan agar stabilitas harga dan keberlangsungan usaha tetap terjaga," ujarnya.
Baca Juga: Inara Rusli Ganti Nama Jadi Inara Sati, Tuai Pro-Kontra Netizen
Editor : Moch Vikry Romadhoni