Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Tumpukan Kayu Sisa Banjir di Aceh Utara Terbakar, Warga Panik Tengah Malam

Moch Vikry Romadhoni • Sabtu, 14 Februari 2026 | 22:09 WIB
Kebakaran di tumpukan kayu gelondongan di Geudumbak, Aceh Utara. (Instagram/abdulhakimtop)
Kebakaran di tumpukan kayu gelondongan di Geudumbak, Aceh Utara. (Instagram/abdulhakimtop)

Radar Pasuruan - Kebakaran terjadi di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara pada Sabtu dini hari, 14 Februari 2026.

Api muncul di area tumpukan kayu gelondongan yang sebelumnya terbawa banjir pada 26 November 2025.

“00.23 WIB, 14 Februari 2026, semoga lekas padam semua. Doakan,” tulis Adhin Abdul Hakim dalam unggahannya di akun Instagram @abdulhakimtop.

Melalui video yang diunggah, ia menjelaskan bahwa wilayah Aceh Utara sedang mengalami musim kemarau dengan kondisi cuaca panas dalam beberapa waktu terakhir.

“Jadi, gue udah mau tidur, tau-tau beberapa ratus meter dari tenda ada kebakaran di bongkahan kayu ini. Mungkin 100 atau 200 meter lah, di gelondongan kayu,” ucapnya.

“Memang di sini tuh kemarau banget, kering semua, udah nggak lama nggak hujan. Lumayan gede apinya,” imbuhnya sambil memperlihatkan kobaran api.

Banyak Warga Berkumpul, Sejumlah Orang Berusaha Padamkan Api

Dalam rekaman tersebut terlihat warga berdatangan menuju lokasi kebakaran untuk membantu proses pemadaman.

“Kebakaran di gelondongan kayu, warga udah rame banget. Keliatan apinya dari tenda gue tidur,” paparnya.

“Pantesan warga ramai banget tuh ada apa gitu. Ini kalau dibiarin bisa kebakaran semua ini satu kampung,” tuturnya lagi.

Upaya pemadaman tampak dilakukan bersama-sama, termasuk oleh seseorang berseragam Tentara Nasional Indonesia yang ikut membawa selang air.

Selain ancaman kebakaran, warga sebelumnya juga menghadapi risiko gangguan pernapasan akibat debu dari sedimen lumpur sisa banjir yang mengering karena cuaca panas.

Debu tersebut beterbangan saat kendaraan melintas maupun ketika warga beraktivitas di sekitar lokasi.

Editor : Moch Vikry Romadhoni