Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Menjelang Ramadan! Penyintas Banjir Aceh Tamiang Masih Menunggu Bantuan

Moch Vikry Romadhoni • Jumat, 13 Februari 2026 | 15:58 WIB

 

Cerita warga Aceh Tamiang menyambut Ramadan pascabanjir.
Cerita warga Aceh Tamiang menyambut Ramadan pascabanjir.

Radar Pasuruan - Bulan Ramadan tahun ini terasa jauh berbeda bagi para korban bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah pada akhir November 2025. Hingga hampir tiga bulan setelah banjir bandang dan tanah longsor terjadi, banyak penyintas masih bertahan di sekitar tempat tinggal mereka sambil menunggu bantuan.

Kondisi tersebut dirasakan warga di Aceh Tamiang, salah satu daerah yang terdampak cukup parah akibat banjir besar di penghujung tahun lalu. Kenangan Ramadan di masa sebelum bencana kini justru menghadirkan kesedihan bagi sebagian warga.

Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @adjie.apk pada Jumat, 13 Februari 2026, seorang warga menceritakan kebiasaan Ramadan yang dahulu selalu dilakukan bersama keluarga. Ia mengenang momen persiapan sahur yang biasanya sudah dimulai sejak malam hari.

“Biasanya kami teringat kalau sahur di rumah, sebelum tidur udah masak nasi, nanti apa yang di kulkas tinggal kita masak,” ucap warga tersebut.

Kini situasinya berubah. Banyak peralatan rumah tangga, termasuk kulkas, tidak lagi bisa digunakan sehingga bahan makanan tidak dapat disimpan lama dan harus segera dimasak.

“Kalau sekarang pun kulkas tak ada, jadi kami kayak mana nyimpan-nyimpan ikan, nggak bisa. Harus langsung dimasak,” imbuhnya.

Ia juga mengungkapkan harapan agar dapur umum dapat kembali beroperasi selama Ramadan untuk membantu kebutuhan makan para penyintas.

“Kita mengharapkan dapur umum lah, Bu. Kalau ingat itu, kami nggak sanggup,” ujarnya sambil terisak nangis.

Seiring waktu, sebagian relawan mulai kembali ke daerah masing-masing dan sejumlah dapur umum pun ditutup, sementara sebagian warga memilih kembali ke rumah atau tinggal bersama kerabat.

Menjelang Ramadan, kondisi permukiman warga perlahan membaik. Lumpur sisa banjir di beberapa wilayah sudah mulai dibersihkan, meski sebagian telah mengering dan menimbulkan debu saat beraktivitas.

Di kawasan BTN Satelit Graha, warga menyebut lingkungan mereka sudah jauh lebih bersih berkat bantuan taruna Institut Pemerintahan Dalam Negeri yang membantu membersihkan parit dan lingkungan permukiman.

“Ini Alhamdulillah di kompleks BTN Satelit Graha sudah bersih, dibantu adik-adik IPDN dan hari ini mereka terakhir,” ujar pemilik akun dalam video.

Menurutnya, pembersihan parit membuat akses jalan yang sebelumnya tertutup lumpur kini bisa kembali dilalui warga. Kondisi lingkungan pun dinilai jauh lebih baik dibandingkan saat banjir baru terjadi.

“Sudah banyak perubahan, dari yang awalnya tergenang, tidak bisa dilewati, sekarang bisa dilewati. Sekarang sudah jauh lebih membaik, Alhamdulillah,” tuturnya.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#menjelang ramadan #dapur umum #banjir #aceh