Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

BGN Warning Keras Mitra MBG: Curang Sedikit, SPPG Langsung Disanksi

Moch Vikry Romadhoni • Minggu, 8 Februari 2026 | 15:19 WIB

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang/(Istimewa).
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang/(Istimewa).

Radar Pasuruan - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, mengingatkan para Mitra agar benar-benar memperhatikan operasional dapur Satuan Pelaksana Pelayanan Gizi (SPPG).

"Anda di rumah, cuma nyuruh pembantu atau siapa untuk melihat dapur, terus (Anda) kongko-kongko dapat 6 juta sehari, itu keterlaluan!" ujarnya di Pacitan, Sabtu (7/2).

Ia menegaskan bahwa Mitra wajib terlibat langsung dalam pemantauan sistem tata kelola dapur SPPG setiap hari. Termasuk kesiapan mengeluarkan biaya tambahan untuk menyediakan koki cadangan yang bertugas mengawasi seluruh proses memasak apabila terjadi kesalahan.

Nanik menekankan bahwa insentif Rp6 juta per hari yang diterima Mitra sudah mencakup biaya sewa peralatan dapur. Karena itu, Mitra diwajibkan menyediakan peralatan dapur yang layak, berkualitas, dan seluruhnya dalam kondisi baru untuk dapur MBG.

Selain itu, Mitra diwajibkan membangun dapur sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) BGN. Penilaian Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) juga bergantung pada kesesuaian dapur dengan Juknis tersebut. Jika tidak memenuhi standar, dapur harus diperbaiki hingga sesuai ketentuan.

Mitra juga diwajibkan merekrut relawan yang telah melalui tes kesehatan awal serta pemeriksaan kesehatan berkala setiap empat bulan. Selain itu, karyawan dapur harus didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Meski seleksi kesehatan diterapkan secara ketat, Mitra tidak diperbolehkan menolak calon relawan penyandang disabilitas selama yang bersangkutan dinyatakan sehat dan mampu bekerja di dapur MBG.

Namun demikian, Nanik menegaskan Mitra tidak boleh melakukan intervensi, mendominasi, apalagi mengendalikan dapur SPPG dalam penyusunan menu Makan Bergizi Gratis. Ia menyoroti praktik intervensi yang belakangan viral di masyarakat.

"Masa makanan sudah disusun ahli gizi terus (Anda) mengambil alih. Ini yang terjadi viral yang sekarang lagi rame. Ini intervensi. Lah sampeyan itu, sing pinter itu Ahli Gizi, opo sampeyan? Loh kok malah ngatur ahli gizi," cecarnya.

Ketua Harian Tim Koordinasi 17 Kementerian dan Lembaga Pelaksana Program MBG itu menegaskan tidak segan menjatuhkan sanksi penutupan sementara bagi SPPG yang terbukti tidak jujur dalam pelaksanaan anggaran.

"Yang kita suspend juga adalah kalau Bapak Ibu Mitra tidak benar dalam menggunakan anggaran sepuluh ribu. Kita akan audit. Nah, kalau nggak bener kita suspend," ucapnya.

Berdasarkan hasil investigasi timnya, Nanik mengungkapkan masih ditemukan praktik permainan anggaran belanja bahan baku oleh Mitra, bahkan ada yang bekerja sama dengan oknum Kepala SPPG. Ia menegaskan akan langsung menjatuhkan sanksi skorsing selama satu minggu jika terbukti ada intervensi menu atau penggunaan bahan baku berkualitas rendah.

Editor : Moch Vikry Romadhoni