Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Obrolan Ahok soal Pilkada & Pandji Bikin Podcast Denny Sumargo Disorot

Moch Vikry Romadhoni • Kamis, 8 Januari 2026 | 16:24 WIB

 

Menyoroti perbincangan eks Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dengan artis Denny Sumargo terkait show komika Pandji Pragiwaksono.
Menyoroti perbincangan eks Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dengan artis Denny Sumargo terkait show komika Pandji Pragiwaksono.

Radar Pasuruan - Linimasa media sosial ramai membicarakan podcast mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersama Denny Sumargo yang mendadak menghilang dari YouTube.

Tayangan tersebut sebelumnya muncul selama sekitar 19 menit di kanal CURHAT BANG milik Denny Sumargo pada Rabu, 7 Januari 2026.

Hilangnya podcast itu memicu dugaan takedown oleh pihak tertentu. Namun, pada Kamis, 8 Januari 2026, video tersebut kembali ditayangkan di kanal yang sama.

Dalam perbincangan itu, Ahok banyak mengulas dinamika politik dan hukum, terutama terkait pencalonan kepala daerah. Ia menyinggung pengalamannya saat memilih mundur dari jabatan demi maju ke posisi yang lebih tinggi.

“Mereka (pejabat yang lebih tinggi) bikin peraturan waktu itu, bupati yang mau jadi gubernur harus berhenti, supaya saya takut,” ujar Ahok.
“Maksudnya gitu loh, dia akhirnya kaget saat saya berhenti beneran,” imbuhnya.

Ahok juga mengkritik aturan Pilkada yang menurutnya kerap berubah dan seolah diarahkan pada individu tertentu.
“Jangan main-main suka-suka gitu. Lagi mau sikat Ahok, bikin A. Begitu enggak yang lain, bikin B,” ungkapnya.
“Masa gara-gara saya mau maju jadi 10 tahun, saya mesti berhenti setengah tahun. Dari mana dasar hukumnya?” lanjut Ahok.

Ia menilai kebijakan tersebut muncul karena adanya ketakutan jika petahana kembali terpilih.
“Ini sudah kayak ketakutan saya itu bisa terpilih lagi tahu enggak? Suruh saya berhenti dengan cara diputusin dong,” katanya.
“Saya datang MK diketawain. Eh, MK putusin enggak perlu berhenti lagi tuh bisa segala macam. Jadi mereka saya bilang, hukum kok cuma buat target orang tertentu gitu,” sambung Ahok.

Menanggapi hal itu, Denny Sumargo menilai keputusan terkait Pilkada kerap lahir dari keyakinan, bukan semata-mata ketetapan hukum.
“Jatuhkan keputusan (soal kepala daerah) itu berlandaskan menurut keyakinan bukan ketetapan hukum,” ungkap Denny.

Selain isu politik, obrolan juga menyentuh penampilan komika Pandji Pragiwaksono yang belakangan menuai pro dan kontra.
“Mudah-mudahan Panji jangan ditangkap, saya juga aman. Kalau Pandji kena, saya bahaya,” canda Ahok.

Ahok mengaku telah menyaksikan penampilan Pandji di Netflix dan mengapresiasi keberaniannya.
“Harusnya saya datang tapi nanti muka saya ketahuan orang. Tapi saya sudah nonton di Netflix,” ujarnya.
“Waduh gila deh Pandji nekat banget. Oke pro kontra dong pasti. Saya sih pro banget tuh,” tegas Ahok.

Ia juga menyoroti kecerdikan Pandji dalam menyampaikan materi dengan penegasan di awal.
“Kan dia sudah pintar, pakai disclaimer ‘menurut keyakinan saya’. Ini Panji yang ngajarin nih,” tandasnya.

Baca Juga: Kasus Donasi Agus Salim: Densu Soroti Motif Farhat Abbas, Publik Jangan Teralihkan

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#denny sumargo #pilkada #podcast #ahok