Radar Pasuruan - Perayaan Natal 2025 di Lapangan Pancasila, Kota Salatiga, Jawa Tengah, berlangsung hangat dan penuh sukacita, Kamis pagi. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hadir langsung di tengah ribuan jemaat, memperkuat makna kebersamaan dan persaudaraan lintas iman.
Kehadiran Wapres di Salatiga, kota yang dikenal luas sebagai simbol toleransi disambut antusias masyarakat. Sejak pagi, sekitar 10.000 jemaat memadati alun-alun untuk mengikuti ibadah Natal yang diselenggarakan Badan Kerja Sama Gereja-gereja Salatiga (BKGS).
Dalam sambutannya, Gibran mengapresiasi pemerintah daerah dan masyarakat Salatiga yang konsisten menjaga keharmonisan di tengah keberagaman. Ia menyebut kota tersebut sebagai contoh konkret toleransi yang tumbuh dari kehidupan warganya.
“Selamat kepada Pak Wali Kota, karena Salatiga ini adalah kota paling toleran di Indonesia. Selamat juga untuk Pak Wakil Gubernur, karena di Jawa Tengah ini ada kota-kota toleran seperti Salatiga, Magelang, dan Semarang. Ini luar biasa, warganya toleran semua,” ujar Wapres disambut tepuk tangan jemaat.
Wapres menegaskan bahwa kunjungannya sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh jajaran pemerintah terus memperkuat semangat saling menghormati dan menjaga persatuan bangsa di tengah perbedaan keyakinan.
Didampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Gibran disambut Wali Kota Salatiga Robby Hernawan dan Ketua BKGS Purwanto sebelum mengikuti rangkaian ibadah. Usai perayaan, Wapres menyempatkan diri menyapa jemaat, tokoh agama, dan masyarakat yang hadir.
“Salam hangat dari Presiden Prabowo. Selamat Natal dan Tahun Baru. Semoga Natal tahun ini membawa berkah untuk Bapak dan Ibu semua,” ucap Wapres.
Di hadapan ribuan jemaat, Wapres kembali menekankan pentingnya merawat persaudaraan antarumat beriman serta menitipkan pesan khusus kepada para pemuka agama agar nilai toleransi terus dijaga.
“Saya titip untuk semua, para pemuka agama, para pendeta, dan romo yang ada di sini, toleransinya terus dijaga,” kata Wapres.
Dalam suasana Natal yang penuh makna, Wapres juga mengajak jemaat mendoakan masyarakat di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang terdampak bencana. Ia menekankan bahwa solidaritas lintas daerah dan lintas keyakinan merupakan nilai kemanusiaan yang harus terus dipelihara.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kekuatan, ketabahan, serta jalan pemulihan bagi seluruh masyarakat terdampak, dan meneguhkan semangat saling tolong-menolong di antara kita,” ujarnya.
Sebagai simbol perdamaian dan kebersamaan, Wapres bersama unsur Forkopimda Kota Salatiga melepas balon ke udara. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian kado Natal kepada anak-anak, menghadirkan senyum dan keceriaan di akhir perayaan.
Editor : Moch Vikry Romadhoni