Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Cabe dari Sumatera Dikirim ke Jakarta, Cara Ferry Irwandi Putar Ekonomi Korban Banjir

Moch Vikry Romadhoni • Rabu, 24 Desember 2025 | 21:51 WIB

 

Menyoroti pernyataan influencer, Ferry Irwandi terkait gelondongan kayu yang terbawa arus banjir bandang di Sumatera.
Menyoroti pernyataan influencer, Ferry Irwandi terkait gelondongan kayu yang terbawa arus banjir bandang di Sumatera.

Radar Pasuruan - Pengiriman komoditas pertanian dari Sumatera ke DKI Jakarta menjadi salah satu langkah pemulihan ekonomi warga setelah bencana banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025.

Inisiatif tersebut bermula dari influencer sekaligus aktivis kemanusiaan Ferry Irwandi yang turun langsung ke wilayah terdampak banjir di Sumatera.

Setelah menyalurkan hasil panen cabai dari Aceh ke Jakarta, Ferry justru menekankan pentingnya menjaga keseimbangan rantai pasok komoditas di pasar.

Hal itu ia sampaikan di tengah meningkatnya upaya distribusi hasil tani Sumatera sebagai bagian dari pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

"Seperti yang teman-teman ketahui, kita sama rumah tani itu sudah mengambil berpuluh ton (cabe)," kata Ferry melalui akun Instagram pribadinya @irwandiferry, Rabu (24/12/2025).

"Dan plottingnya, untuk teman-teman ketahui, kita sebar ke berbagai titik di luar Jakarta," imbuhnya.

Ferry menjelaskan, langkah tersebut dilakukan untuk menggerakkan kembali ekonomi dasar warga yang terdampak rusaknya infrastruktur dan akses jalan akibat banjir bandang.

"Alasannya simpel, ekonomi dasar saja," terang Ferry.

CEO Malaka Project itu juga menyoroti kondisi warga di sejumlah wilayah pedalaman yang harus berjalan puluhan kilometer demi menjual hasil tani ke daerah perkotaan agar bisa bertahan hidup.

Meski telah menyalurkan berbagai komoditas ke Jakarta, Ferry menegaskan pihaknya tetap berhati-hati agar tidak terjadi kelebihan pasokan.

"Kita mencegah over supply di Jakarta, sehingga syok pada rantai pasokan itu bisa diminimalisir," tuturnya.

"Jadi kita tidak merugikan petani-petani di daerah yang lain, gitu," tegas Ferry.

Menurutnya, dampak distribusi ke Jakarta mungkin tetap ada, namun tidak akan sebesar jika seluruh pasokan difokuskan ke satu wilayah.

Selain Jakarta, Ferry mengungkapkan rencana kerja sama distribusi komoditas ke luar Pulau Jawa.

"Jadi ada beberapa titik, dan bahkan kita sedang melakukan kerja sama juga untuk pihak di luar Jawa," ungkapnya.

Ia menambahkan, distribusi hasil tani juga bisa dilakukan antardaerah di Sumatera, seperti ke Palembang dan wilayah Sumatera Selatan lainnya.

Tak hanya cabai, Ferry menilai komoditas lain seperti kopi dan bawang merah memiliki potensi besar untuk menggerakkan kembali ekonomi warga terdampak bencana.

"Nah, di kesempatan berikutnya kita akan bawa komoditi lain seperti kopi, bawang merah yang sudah kita rose, jadi didistribusikan di sini," terang Ferry.

"Besok inisiasi pertama kita akan membawa kopi 1 juta, kita jalan lagi, lalu membawa bawang merah dan kopi lagi senilai 10 ton, beserta komoditas yang lain," tandasnya.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#Pascabanjir #sumatera #Hasil Tani #ferry irwandi