Radar Pasuruan - Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri, Brigjen Pol Wibowo menyampaikan bahwa penerapan e-BPKB mendapat respons baik dari masyarakat. Polri juga telah melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan ke depannya.
Wibowo menuturkan bahwa Polri terus berupaya melakukan transformasi administrasi kendaraan bermotor agar semakin aman, cepat, serta mudah diakses publik. e-BPKB disebut menjadi langkah modernisasi penting dalam sistem administrasi kendaraan.
Dari sisi keamanan, dokumen digital tersebut kini dibekali chip dan teknologi enkripsi tingkat tinggi sehingga semakin sulit dipalsukan. Informasi kendaraan juga tersimpan dalam basis data nasional, yang memperkuat legalitas kepemilikan.
Dalam hal efisiensi, e-BPKB memberikan peningkatan besar. Proses mutasi kendaraan antarwilayah yang sebelumnya memakan waktu berhari-hari kini ditargetkan bisa selesai hanya dalam beberapa jam. Pengurusan BPKB hilang atau rusak juga menjadi lebih ringkas, termasuk pengecekan data yang kini dapat dilakukan secara elektronik tanpa prosedur panjang.
Kemudahan verifikasi turut menjadi nilai lebih bagi pemilik kendaraan. Lewat aplikasi e-BPKB Mobile, masyarakat dapat memvalidasi data secara digital menggunakan ponsel yang memiliki fitur NFC.
"Akses informasi kendaraan lebih cepat, baik bagi pemilik maupun petugas, sekaligus memudahkan pelacakan riwayat kendaraan pada satu database terpadu," kata Wibowo, Sabtu (15/11).
Sementara itu, Kasubdit BPKB Ditregident Korlantas Polri Kombes Pol Sumardji menyampaikan apresiasi kepada publik atas dukungan terhadap pelaksanaan e-BPKB. Ia menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan perbaikan untuk memaksimalkan layanan.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan masyarakat. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan memastikan pelayanan semakin presisi, aman, dan efisien. Harapan publik adalah dorongan terbesar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas,” ujar Sumardji.
Editor : Moch Vikry Romadhoni