Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Terungkap! Dua Kerangka di Gedung ACC Kwitang Ternyata Pendemo yang Hilang Akhir Agustus

Moch Vikry Romadhoni • Sabtu, 8 November 2025 | 00:06 WIB
Polri bersama jajaran menyampaikan keterangan mengenai temuan 2 kerangka manusia di Gedung ACC, Kwitang, Senen, Jakpus. Polisi memastikan 2 kerangka manusia itu adalah Farhan dan Reno.
Polri bersama jajaran menyampaikan keterangan mengenai temuan 2 kerangka manusia di Gedung ACC, Kwitang, Senen, Jakpus. Polisi memastikan 2 kerangka manusia itu adalah Farhan dan Reno.

Radar Pasuruan - Aparat kepolisian berhasil mengungkap identitas dua kerangka manusia yang ditemukan di Gedung ACC, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat.

Setelah dilakukan pengambilan serta pencocokan sampel DNA, polisi memastikan bahwa keduanya adalah M. Farhan Hamid dan Reno Syahputra Dewo, dua pendemo yang dilaporkan hilang sejak akhir Agustus lalu.

Kepala Laboratorium Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri, Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti, menyampaikan bahwa pihaknya langsung melakukan pemeriksaan setelah Rumah Sakit Polri Kramat Jati menerima data post mortem dari dua kerangka manusia yang ditemukan aparat di Gedung ACC Kwitang beberapa waktu lalu.

Brigjen Sumy Hastry menjelaskan bahwa pihaknya menerima dua kantong jenazah berisi kerangka manusia yang kondisinya tidak lengkap akibat kebakaran.

Ia juga memastikan bahwa waktu kematian kedua jenazah tersebut sudah lebih dari satu bulan ketika pemeriksaan dilakukan, baik pada kantong jenazah nomor 0080 maupun nomor 0081.

”Pada kantong jenazah nomor 0080, kami melakukan pemeriksaan identifikasi sekunder, yaitu pemeriksaan tulang tengkorak dan panggul, ditemukan jenis kelamin laki-laki ras mongoloid dan pemeriksaan tulang panjang perkiraan tinggi badan 158–168 sentimeter,” kata dia.

Baca Juga: Ojol Garda Indonesia Ancam Matikan Aplikasi dan Demo ke Istana, Ini 7 Tuntutannya

Selanjutnya dilakukan pula identifikasi pada bagian gigi dan pengambilan sampel DNA dari tulang.

Dari hasil pemeriksaan, kerangka manusia pada kantong jenazah nomor 0080 dinyatakan cocok dengan sampel DNA dari data ante mortem nomor 002, yakni milik keluarga Reno, salah satu korban yang dilaporkan hilang setelah aksi demo akhir Agustus lalu.

”Dari hasil pemeriksaan DNA dan odontologi forensik bahwa nomor post mortem 0080 cocok dengan ante mortem 002, sehingga teridentifikasi sebagai Reno Syahputra Dewo, anak biologis dari Bapak Muhammad Yasin,” ujar Sumy Hastry.

Sementara itu, pada kerangka manusia dalam kantong jenazah nomor 0081 juga dilakukan pemeriksaan identifikasi sekunder, di antaranya terhadap perhiasan yang ditemukan berupa kalung dan kepala ikat pinggang. Pemeriksaan primer melalui tes DNA pun dilakukan oleh Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

”Hasil pemeriksaan DNA dari tulang nomor post mortem 0081 cocok dengan ante mortem 001, sehingga teridentifikasi sebagai Muhammad Farhan Hamid, anak biologis dari Bapak Hamid,” imbuhnya.

Baca Juga: KCIC Gelar Promo Tiket Whoosh Cuma Rp 200 Ribu di Hari Pahlawan, Catat Tanggalnya

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#agustus #pendemo #Kerangka #Gedung ACC Kwitang