Radar Pasuruan - Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah kabar mengenai adanya perombakan atau reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam waktu dekat.
"Saya kira apa yang disampaikan oleh pemerintah sudah jelas bahwa untuk saat ini belum ada rencana reshuffle," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/3).
Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas isu yang beredar bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani akan terkena reshuffle setelah bertemu dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 12 Maret lalu.
Dasco menjelaskan bahwa sebagai pimpinan DPR RI, ia telah mengonfirmasi langsung kepada pemerintah terkait kabar tersebut.
Hal ini dilakukan agar bisa memberikan penjelasan yang akurat kepada masyarakat, mengingat isu ini telah menimbulkan spekulasi di publik.
Dari hasil konfirmasi itu, Dasco memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada rencana perombakan kabinet, termasuk mengganti Menteri Keuangan Sri Mulyani.
"Sejak beredarnya isu reshuffle terhadap beberapa menteri, termasuk Bu Sri Mulyani, kami pastikan bahwa pemerintah, dalam hal ini presiden, belum memiliki rencana untuk melakukan reshuffle dalam waktu dekat," katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pertemuan antara Presiden Prabowo dan sejumlah menteri di Istana Kepresidenan bukan untuk membahas reshuffle, melainkan membicarakan isu-isu penting yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.
"Pertemuan tersebut lebih kepada bagaimana langkah pemerintah terus memperhatikan kepentingan rakyat," tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani, juga menepis isu bahwa Sri Mulyani akan mundur dari jabatannya atau terkena reshuffle.
"Saya belum dengar kabar itu, Bu SMI (Sri Mulyani Indrawati) saya lihat masih enjoy dengan tugasnya," ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.
Sebelumnya, Menkeu Sri Mulyani bertemu dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/3), untuk melaporkan perkembangan kinerja APBN.
Pertemuan tersebut berlangsung selama sekitar dua jam dan juga diselingi dengan acara buka puasa bersama.
"Hanya melaporkan soal APBN dan hal lainnya," kata Sri Mulyani saat ditanya wartawan.
Namun, ia enggan mengungkap lebih jauh isi pertemuan tersebut. Setelah memberikan pernyataan singkat mengenai APBN, Sri Mulyani langsung menuju kendaraannya tanpa menjawab pertanyaan lain dari wartawan.
Editor : Moch Vikry Romadhoni