TUTUR, Radar Bromo – Pemerintah Desa (Pemdes) Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, memiliki cara unik dalam menjaga keamanan warganya selama Ramadan.
Saat salat tarawih berlangsung, Pemdes Andonosari menerapkan penjagaan ketat di perbatasan desa. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan serta kekhusyukan warga saat beribadah.
“Selama Ramadan, kami mengadakan penjagaan khusus saat tarawih. Penjagaan ini dilakukan di perbatasan desa, dimulai sejak hari pertama Ramadan dan akan berlangsung selama sebulan penuh,” ungkap Kepala Desa Andonosari, Akhmad Pujianto.
Tradisi penjagaan perbatasan di Desa Andonosari ini telah diterapkan sejak tahun 2020. Setiap tahun, pos jaga didirikan di dua titik, yakni di pintu masuk dan keluar desa.
Penjagaan dilakukan mulai pukul 18.30 hingga salat tarawih selesai.
“Setiap pos dijaga oleh empat petugas, terdiri dari dua anggota Linmas dan dua anggota Banser. Selain itu, biasanya ada dua hingga tiga warga sekitar yang turut membantu,” jelas Pujianto.
Ia menegaskan bahwa kebijakan ini diterapkan demi memberikan rasa aman bagi warga yang menjalankan ibadah di musala maupun masjid di Desa Andonosari.
Selain itu, penjagaan ini juga bertujuan untuk mengantisipasi aksi kriminal seperti pencurian selama Ramadan. “Kami ingin memastikan warga bisa beribadah dengan nyaman dan tanpa rasa khawatir,” pungkasnya.
Editor : Moch Vikry Romadhoni