Radar Pasuruan - Reza Arap yang sekarang lebih sering dipanggil YB sedang melakukan subathon di channel Youtubenya.
Subathon adalah dimana waktu dari live streaming ditentukan oleh viewer sendiri dengan cara mendonate kepada streamer.
Subathon awal mulanya dikenal oleh streamer gaming, dan sekarang Reza Arap melakukan stream dengan konsep nongkrong.
Reza Arap kembali melegit setelah melakukan subathonnya kali ini. Dengan nama Marapthon, YB membawa beberapa temannya seperti Yuka, Garry, Dan Jot.
Mereka memiliki nama AAA Clan. Marapthon ini mengusung tema dari anime yang berjudul One Piece.
Dapat dilihat di belakang sofa mereka ada thousand sunny yg dipajang. Seiring berjalannya waktu AAA clan menambah anggota seperti Aloy,Niko, dan Tepe.
Setelah lama menghilang dan fokus di grup music nya Weird Geinus, Reza Arap kembali memecah belah internet dengan marapthon.
Kegilaan YB di Marapthon, dia masuk di Top Most Watched Hours Youtube Male. Disini YB memasuki peringkat 4 tepat di bawah I Show Speed. Di Indonesia YB berhasil mencapai puncak.
Marapthon menjadi lebih menarik karena tidak hanya live stream bermain game atau ngobrol ngobrol biasa. Dia seringkali mengusung konsep-konsep yang menarik. Mereka mengundang tokoh tokoh untuk datang ke live streamnya.
Seperti, Uus, GM Irene, Ian Kasela, Dan masih banyak lagi. Mereka juga sering melakukan suatu agenda di streamnya seperti tiba tiba bermain klereng.
Tidak hanya itu, jika mereka ingin jalan jalan keluar atau ingin belanja sesuatu. Mereka mengadakan IRL (In Real Life) jadinya mereka tetap akan live stream tetap sambil jalan jalan keluar. Mereka semua melakukan itu agar streamingnya yang 24jam nonstop tidak membosankan.
Karena marapthon ini banyak creator creator kecil di tiktok yang mulai mengikuti streaming subathon dengan hanya duduk-duduk sambil ngobrol.
Tiba tiba banyak circle yang melakukan subathon. Banyak sekali komen komen negatif kepada creator baru ini yang melakukan subathon.
Tapi kerennya para orang-orangan Reza Arap banyak yang mampir ke streamer kecil dan melakukan donate. (Sulthan Maulana Wijaya/Tim Magang Unair)
Editor : Moch Vikry Romadhoni