Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wow! Dua Jembatan di Pasuruan Ambruk, Bupati Sigap Garap Perbaikan Tahun Ini!

M
Penulis: Muhamad Busthomi❯

 


Advertisement

Wabup Pasuruan M Shobih Asrori saat meninjau jembatan darurat yang dibangun swadaya oleh warga usai jembatan Karangjati Wonorejo ambruk
Wabup Pasuruan M Shobih Asrori saat meninjau jembatan darurat yang dibangun swadaya oleh warga usai jembatan Karangjati Wonorejo ambruk
Radar Pasuruan - Pemerintah Kabupaten Pasuruan bergerak cepat menanggapi ambruknya dua jembatan di Desa Karangjati, Kecamatan Wonorejo.

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo, menegaskan bahwa kedua jembatan yang rusak tersebut akan segera diperbaiki pada tahun ini.

Rusdi mengumpulkan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna membahas langkah strategis perbaikan jembatan. Fokus utama dalam pertemuan itu adalah mencari solusi pendanaan.

Advertisement

Solusi anggaran akan ditempuh baik melalui pergeseran pos anggaran yang sudah ada maupun melalui kebijakan keuangan lain, agar pembangunan jembatan dapat segera direalisasikan.

Ia pun menginstruksikan jajarannya untuk segera melakukan pergeseran anggaran, sehingga pembangunan jembatan Karangjati Wonorejo bisa dipercepat.

“Kami akan segera melakukan pergeseran anggaran agar pembangunan segera bisa dilakukan,” ujarnya.

Advertisement

Bupati menargetkan proses pembangunan fisik jembatan bisa dimulai paling cepat pada pertengahan tahun ini, mengingat saat ini sedang berlangsung pembahasan Perubahan APBD. “Kalau selesai pembahasan bisa langsung kami percepat,” imbuhnya.

Di tengah upaya pemerintah daerah mencari solusi anggaran, Bupati Rusdi memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Desa Karangjati yang menunjukkan semangat gotong royong luar biasa.

Hanya dalam satu malam, warga bersama-sama membangun jembatan darurat berbahan bambu sebagai solusi sementara.

Meskipun sifatnya sementara, jembatan ini menjadi akses vital bagi pejalan kaki dan pengendara motor untuk menuju Balai Desa Karangjati, sekolah, dan jalur utama Jalan Raya Wonorejo.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kekompakan warga desa,” kata Bupati.

Ia juga mengimbau warga agar tetap berhati-hati saat melintasi jembatan darurat dan proaktif melaporkan jika ada potensi bahaya pada jembatan bambu tersebut.

Diketahui, dua jembatan di Desa Karangjati ambruk setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin (12/5).

Jembatan pertama yang runtuh adalah Jembatan Karangjati Anyar di RT 4/RW 3, yang roboh pada Selasa (13/5) pagi akibat diterjang derasnya aliran sungai hingga kaki jembatan sebelah barat tergerus.

Jembatan kedua adalah Jembatan Wonoanyar di RT 3/RW 7, yang juga ambruk karena fondasinya terkikis oleh air sungai deras.

Sementara itu, jembatan di RT 1/RW 2 Dusun Karangasem mengalami pengikisan fondasi, namun masih berdiri kokoh.

Advertisement
Editor : Moch Vikry Romadhoni

Artikel Terkait

Jalan Pahlawan Pasuruan Dipoles, 20 Lampu Baru Disiapkan Bikin Malam Makin Terang

Jalan Pahlawan Pasuruan Dipoles, 20 Lampu Baru Disiapkan Bikin Malam Makin Terang

Jalan Pahlawan Kota Pasuruan bakal makin terang. Dishub mengusulkan 20 PJU baru lewat P-APBD 2026, dengan lampu 100 watt dan sistem redup otomatis untuk menjaga efisiensi energi.

Jalan Untung Suropati Bangil Sudah Diperlebar, Markah Jalan Malah Belum Kelar

Jalan Untung Suropati Bangil Sudah Diperlebar, Markah Jalan Malah Belum Kelar

Pelebaran Jalan Untung Suropati Bangil membuat arus kendaraan lebih lega. Namun hampir setahun setelah proyek rampung, sejumlah ruas Pantura Pasuruan masih belum dilengkapi markah jalan.

Bediding di Pasuruan Mulai Mereda, Suhu Tretes Naik tapi Masih Masuk Tiga Terdingin di Jatim

Bediding di Pasuruan Mulai Mereda, Suhu Tretes Naik tapi Masih Masuk Tiga Terdingin di Jatim

Fenomena bediding di Pasuruan mulai mereda. BMKG mencatat suhu minimum Tretes naik menjadi 15 derajat Celsius dan menjadi wilayah terdingin ketiga di Jawa Timur setelah Bromo dan Kota Batu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer