Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Pasuruan Kejar Pembangunan 19 JPL di Tahun Ini

M
Penulis: Muhamad Busthomi❯
RAWAN: Salah satu JPL yang berada di Sengon Agung, Kecamatan Purwosari, yang tak berpalang pintu. Pemkab Pasuruan berencana untuk membangun palang pintu di sejumlah JPL.  (M. Busthomi/Jawa Pos Radar)
RAWAN: Salah satu JPL yang berada di Sengon Agung, Kecamatan Purwosari, yang tak berpalang pintu. Pemkab Pasuruan berencana untuk membangun palang pintu di sejumlah JPL. (M. Busthomi/Jawa Pos Radar)

BANGIL, Radar Bromo – Jumlah jalur perlintasan langsung (JPL) yang banyak berpotensi menyebabkan kecelakaan, mendorong Pemkab Pasuruan untuk mempercepat pembangunan palang pintu.


Advertisement

Tahun ini, proyek ini direncanakan di 19 lokasi JPL. Diharapkan, semua palang pintu tersebut sudah beroperasi pada akhir tahun demi meningkatkan keselamatan pengendara.

Belasan titik tersebut tersebar di berbagai kecamatan. Pembiayaan proyek ini tidak hanya berasal dari APBD Kabupaten Pasuruan, tetapi juga mendapat dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat.

Contohnya, JPL 90, 93, dan 96 di Kecamatan Beji serta JPL 161 di Kecamatan Nguling yang dibiayai oleh pemerintah pusat melalui BTP Kelas I Surabaya.

Advertisement

Sementara itu, bantuan keuangan dari pemerintah provinsi akan menyelesaikan pembangunan pos dan palang pintu di JPL 89 Beji dan JPL 152 Grati. Adapun 13 titik JPL lainnya akan ditanggung oleh pemerintah daerah..

“Yang jadi tanggungan APBD itu kemudian kami prioritaskan di daerah yang memang paling rawan. Kemudian, juga sebagian difokuskan untuk mendukung kawasan perkotaan Bangil dan kawasan AATP,” kata Eka Wara Brehaspati, kepala Dishub Kabupaten Pasuruan.

Selama ini, belasan titik tersebut memang belum dilengkapi dengan palang pintu. Kendati ada petugas sukarela yang membantu pengendara apabila ada kereta api melintas.

Advertisement

“Seleksi untuk proses pengadaannya sudah selesai. Jadi sekarang persiapan pembangunan, sebagian sudah ada yang terlihat progresnya,” imbuh Eka.

Sementara untuk petugas penjaga palang pintu, kata Eka, dinasnya akan bekerja sama dengan pihak ketiga. Sebelumnya, para petugas akan diberi pelatihan khusus mengenai perkeretaapian. Sehingga, ketika proyek pembangunan tuntas, mereka bisa langsung bertugas. (tom/one)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Jalan Pahlawan Pasuruan Dipoles, 20 Lampu Baru Disiapkan Bikin Malam Makin Terang

Jalan Pahlawan Pasuruan Dipoles, 20 Lampu Baru Disiapkan Bikin Malam Makin Terang

Jalan Pahlawan Kota Pasuruan bakal makin terang. Dishub mengusulkan 20 PJU baru lewat P-APBD 2026, dengan lampu 100 watt dan sistem redup otomatis untuk menjaga efisiensi energi.

Jalan Untung Suropati Bangil Sudah Diperlebar, Markah Jalan Malah Belum Kelar

Jalan Untung Suropati Bangil Sudah Diperlebar, Markah Jalan Malah Belum Kelar

Pelebaran Jalan Untung Suropati Bangil membuat arus kendaraan lebih lega. Namun hampir setahun setelah proyek rampung, sejumlah ruas Pantura Pasuruan masih belum dilengkapi markah jalan.

Bediding di Pasuruan Mulai Mereda, Suhu Tretes Naik tapi Masih Masuk Tiga Terdingin di Jatim

Bediding di Pasuruan Mulai Mereda, Suhu Tretes Naik tapi Masih Masuk Tiga Terdingin di Jatim

Fenomena bediding di Pasuruan mulai mereda. BMKG mencatat suhu minimum Tretes naik menjadi 15 derajat Celsius dan menjadi wilayah terdingin ketiga di Jawa Timur setelah Bromo dan Kota Batu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer