Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Prabowo Bersumpah Lindungi Rakyat dari Kemiskinan hingga Korupsi

Moch Vikry Romadhoni • Minggu, 8 Februari 2026 | 13:52 WIB
Presiden Prabowo Subianto Dalam Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama melalui siaran Sekretariat Presiden di Jakarta, Minggu (8/2). (ANTARA)
Presiden Prabowo Subianto Dalam Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama melalui siaran Sekretariat Presiden di Jakarta, Minggu (8/2). (ANTARA)

Radar Pasuruan - Presiden Prabowo Subianto menegaskan tekadnya untuk menjaga dan melindungi seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai ancaman, mulai dari kemiskinan, kelaparan, keterbatasan layanan kesehatan, hingga akses pendidikan.

Dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama yang disiarkan oleh Sekretariat Presiden dari Jakarta, Minggu (8/2), Prabowo menyampaikan bahwa komitmen tersebut merupakan bagian dari sumpah jabatan yang diucapkannya saat pelantikan sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024.

Prabowo menjelaskan bahwa dalam Undang-Undang Dasar 1945 telah ditegaskan tujuan nasional pertama bangsa Indonesia, yakni melindungi seluruh tumpah darah Indonesia. Ia memaknai amanat tersebut sebagai kewajiban negara untuk hadir dan menjaga rakyat dari segala bentuk ancaman.

"Saya terima tugas tersebut, saya terima mandat tersebut dan saya mengartikan bahwa melindungi segenap tumpah darah, artinya melindungi rakyat Indonesia dari semua ancaman dari ancaman fisik, dari ancaman kemiskinan dari ancaman kelaparan, dari ancaman pelayanan-pelayanan kesehatan, dari ancaman ketidaktersediannya pendidikan yang terbaik untuk rakyat Indonesia," ujar Presiden Prabowo.

Ia menegaskan bahwa tanggung jawab utama seorang Presiden bukan hanya menjaga stabilitas keamanan negara, tetapi juga menjamin kesejahteraan rakyat melalui pemenuhan kebutuhan dasar serta pengelolaan kekayaan nasional secara adil dan bertanggung jawab.

Selain itu, Presiden Prabowo menyatakan telah mengucapkan sumpah setia kepada bangsa dan rakyat Indonesia di hadapan Tuhan Yang Maha Esa. Ia menegaskan tidak akan mundur dalam menjalankan amanah tersebut selama masih diberi kekuatan dan kesempatan untuk mengabdi.

Usai resmi menjabat sebagai Presiden, Prabowo mengaku telah mempelajari berbagai data dan fakta mengenai kondisi bangsa. Dari kajian tersebut, ia menilai Indonesia dianugerahi kekayaan alam yang sangat melimpah, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat.

Ia menyoroti masih terjadinya kebocoran kekayaan negara akibat praktik korupsi, penipuan, dan manipulasi, yang menyebabkan banyak aset bangsa hilang atau mengalir ke luar negeri. Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pemerintahannya tidak akan ragu memberantas segala bentuk penyalahgunaan kekayaan negara.

"Kita tidak boleh ragu-ragu dan saya dan pemerintah yang sebegini tidak akan ragu-ragu untuk melawan segala bentuk korupsi, segala bentuk penipuan, segala bentuk manipulasi, segala bentuk penggarongan. Atas kekayaan rakyat Indonesia, saya tidak akan ragu-ragu dan saya tidak akan mundur setapak pun," tegasnya.

Presiden juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersatu dan bertekad menghapus kemiskinan dari Indonesia. Ia optimistis bahwa dengan keberanian, keteguhan, serta pengelolaan kekayaan nasional yang baik, kesejahteraan bagi seluruh rakyat dapat terwujud.

Editor : Moch Vikry Romadhoni