Temui Pengunjuk Rasa Asal Pati, Ferry Irwandi Borong Logistik Jutaan Rupiah untuk Massa Aksi

Moch Vikry Romadhoni • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:22 WIB
Konten kreator sekaligus aktivis Ferry Irwandi temui massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan gedung DPR RI, Rabu (26/8). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
Konten kreator sekaligus aktivis Ferry Irwandi temui massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan gedung DPR RI, Rabu (26/8). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
Radar Bromo - Konten kreator sekaligus aktivis Ferry Irwandi menyambangi massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang bertempat di depan kompleks Gedung DPR RI pada hari Rabu (26/8). Kehadirannya tersebut dimanfaatkan sebagai wujud dukungan moril menjelang agenda aksi demonstrasi yang dijadwalkan pada tanggal 27 Agustus esok hari.
Ferry Irwandi menampakkan diri sekira pukul 12.11 WIB dan langsung disambut hangat oleh koordinator AMPB, yakni Supriyono alias Mas Botok, bersama Teguh Istianto beserta segenap peserta aksi lainnya.
Di sela kunjungannya, Ferry sempat meminta bantuan seorang pengemudi ojek online guna membelikan perbekalan logistik bagi Botok dan rekan-rekan seperjuangannya dengan kisaran nilai mencapai jutaan rupiah.
Pendiri Malaka Project tersebut menuturkan bahwa maksud kedatangannya semata-mata guna menyampaikan dukungan terhadap massa AMPB yang bersiap menggelar aksi unjuk rasa keesokan harinya.
"Sama Pati tuh hubungan udah begini (akrab) bangetlah. Jadi kalau ada yang bisa dibantu. Kita support-lah orang menggunakan hak demokrasi," ujar Ferry Irwandi, Rabu (26/8).
Lebih lanjut, Ferry memberikan imbauan kepada seluruh elemen masyarakat yang berpartisipasi dalam demonstrasi tanggal 27 Agustus agar senantiasa menjaga solidaritas serta saling melindungi satu sama lain di lapangan.
"Ya jangan lupa bersolidaritas, jaga sekelilingnya, jaga teman, ya jangan terpisah sendiri. Ya di situasi lapangan kita enggak pernah tahu apa yang terjadi kan ya, saling menguatkan aja," tegasnya.
Kendati menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan AMPB, Ferry Irwandi menyampaikan bahwa dirinya berhalangan hadir untuk turut serta dalam aksi tanggal 27 Agustus lantaran harus bertolak ke wilayah Kalimantan.
"Subuh ini flight lagi ke Kalimantan. Karena kan kita harus nyalurin, ada amanah juga untuk disalurin bantuan ke Kalimantan ya," katanya.
Baca Juga: Rumah Anggota AMPB Ditembak OTK Jelang Demo DPR RI, Tim Advokasi Pastikan Semangat Tetap Menyala
Sebelumnya, Supriyono alias Mas Botok selaku Koordinator AMPB telah menegaskan bahwa kehadiran rombongan massa dari Pati murni bertujuan menyuarakan aspirasi publik secara damai dan menjauhi segala bentuk kerusuhan.
"Warga Pati datang ke Jakarta ini tidak mau membuat kerusuhan ya. Warga Pati datang ke Jakarta ini mengawal aspirasi rakyat Indonesia," ujar Botok saat ditemui di depan DPR Ri, Jumat (21/8).
Botok menerangkan bahwa rombongannya menempuh perjalanan darat dari Pati sejak hari Kamis (20/8) pukul 13.00 WIB dan baru tiba keesokan harinya pukul 09.00 WIB akibat hambatan kemacetan arus lalu lintas di jalan raya.
Dalam aksi unjuk rasa ini, AMPB membawa dua poin tuntutan pokok yang dialamatkan kepada Presiden, jajaran pemerintah, serta para anggota DPR RI, di mana fokus utamanya menyoroti masalah pemberantasan korupsi yang dinilai telah mendatangkan kerugian besar bagi negara.
"Tuntutan kami itu hanya dua ya. Bapak Presiden, pemerintah, DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset Koruptor dan Hukuman Mati Koruptor. Karena kondisi bangsa ini lagi tidak baik-baik saja," kata Botok.
Di akhir penjelasannya, ia menilai bahwa praktik kejahatan korupsi merupakan bentuk penjajahan modern yang memicu ketimpangan sosial sekaligus mengancam masa depan bangsa Indonesia.
Baca Juga: Mahfud MD Heran Karhutla Dipadamkan Pakai Tepung Singkong, Ajak Publik Uji Coba Efektivitasnya
Editor : Moch Vikry Romadhoni
Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Demo DPR RI Supriyono Mas Botok RUU Perampasan Aset ferry irwandi