Radar Bromo - Pegiat sosial Ferry Irwandi berencana bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi. Ia membawa donasi yang telah terkumpul lebih dari Rp 5 miliar.
Rencana keberangkatan tersebut disampaikan Ferry melalui media sosial. Ia mengungkapkan bahwa penggalangan dana yang dilakukan berhasil menghimpun sumbangan dalam jumlah besar untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di NTT.
“Syukurlah hari ini udah tembus 5 Miliar, Makasih banyak semua,” kata Ferry Irwandi dikutip dari media sosial miliknya, Rabu 19 Agustus.
Dana tersebut akan dibawa langsung ke NTT untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ferry mengatakan keberadaannya di lokasi diperlukan agar bantuan dapat segera didistribusikan dan memberikan manfaat bagi warga terdampak.
“Saya akan berangkat ke NTT untuk penyaluran dan distribusi,” tegasnya.
Untuk menjangkau wilayah terdampak secara lebih luas, Ferry tidak bekerja sendirian. Sejumlah tim telah disiapkan dan akan ditempatkan di beberapa daerah di NTT.
Baca Juga: Di Tengah Bencana Gempa NTT, Para Menteri Gelar Upacara HUT RI di Ruteng
Penyebaran tim tersebut dilakukan agar bantuan yang telah dihimpun dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan didistribusikan secara merata sesuai kebutuhan di lapangan.
“Tim sebisa mungkin menyebar ke seluruh daerah di NTT, saya pribadi akan memfokuskan untuk ke daerah Manggarai Timur dan sekitarnya,” jelasnya.
Manggarai Timur menjadi salah satu wilayah yang menjadi perhatian Ferry dalam proses penyaluran bantuan. Fokus tersebut sejalan dengan kondisi sejumlah daerah di NTT yang terdampak gempa dan membutuhkan dukungan kemanusiaan.
Selain memastikan bantuan tersalurkan, Ferry juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan donasi. Ia berkomitmen memberikan informasi mengenai perkembangan distribusi kepada para donatur.
“Setiap perkembangan akan disampaikan secara berkala. Arigato mina-san,” tutupnya.
Dengan dana yang telah melampaui Rp5 miliar, Ferry berharap bantuan yang dibawa ke NTT dapat segera dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana gempa bumi.
Baca Juga: Kebakaran Dinyatakan Padam Total, Wisata Bromo Kembali Dibuka Kamis 20 Agustus
Editor : Moch Vikry Romadhoni