Kondisi Keuangan Insanul Fahmi Disebut Terpuruk, Mawa Singgung Ikhtiar Jualan Sayur

Moch Vikry Romadhoni • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:34 WIB
Influencer Wardatina Mawa. (Instagram: wardatinamawa)
Influencer Wardatina Mawa. (Instagram: wardatinamawa)

Irdatina Mawa. Kabar tersebut mencuat ketika kondisi bisnis dan keuangan Insanul disebut tengah mengalami keterpurukan.

Wardatina Mawa mengaku tidak mengetahui secara pasti mengenai kabar mantan suaminya tersebut. Pasalnya, Mawa mengatakan dirinya sudah tidak lagi berkomunikasi dengan Insanul Fahmi sejak keduanya resmi bercerai.

"Menurutku, setiap manusia pasti diuji sama Allah. Mungkin takdir yang sudah Allah berikan itu, jadi bahan introspeksi diri seperti yang dia bilang," ungkap Mawa.

Mawa menilai tidak ada yang salah apabila kabar Insanul berjualan sayur tersebut benar. Menurutnya, setiap orang mempunyai cara masing-masing untuk melewati masa sulit yang sedang dihadapi.

"Itu salah satu bentuk ikhtiarnya mungkin ya, ikhtiarnya dia untuk survive," ungkapnya.

Mawa juga menegaskan dirinya tidak menyesali keputusan untuk bercerai dari Insanul Fahmi. Ia justru melihat kondisi yang terjadi saat ini sebagai kesempatan bagi keduanya untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri.

"Nggak ada yang harus disesali, yang ada kita harus introspeksi diri. Kita sama-sama saling introspeksi diri," katanya.

Sebelum rumah tangganya berakhir, Insanul Fahmi dikenal sebagai seorang pengusaha. Namun, berbagai persoalan yang muncul selama proses perceraian disebut turut berdampak terhadap aktivitas bisnis yang selama ini dijalankannya.

Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy, sebelumnya menyebut kondisi ekonomi kliennya memang sedang mengalami tekanan. Bisnis yang dijalankan Insanul disebut ikut terdampak hingga kondisi keuangannya terganggu.

"Insanul cerita sama saya kondisi dia sekarang ini memang sedang terpuruk. Keuangannya lagi terganggu," ujar Tommy, kuasa hukum Insanul Fahmi.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
selebritas bisnis Wardatina Mawa perceraian Insanul Fahmi