Masjid Ibrahimi Ditutup Israel Saat Hari Raya Yahudi, Warga Palestina Tak Bisa Beribadah

Moch Vikry Romadhoni • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:54 WIB
Ilustrasi Masjid Ibrahimi di Hebron, Tepi Barat, Palestina. (IslamicLandmarks)
Ilustrasi Masjid Ibrahimi di Hebron, Tepi Barat, Palestina. (IslamicLandmarks)

Radar Pasuruan - Pasukan Israel menutup Masjid Ibrahimi di Kota Hebron, Tepi Barat, Palestina, pada Rabu (12/8). Penutupan dilakukan dengan alasan pengamanan selama hari raya Yahudi dan membuat jamaah tidak dapat beribadah di salah satu situs keagamaan penting di Hebron.

Selain menutup akses menuju masjid, pasukan Israel memperketat aktivitas keamanan di sekitar lokasi. Akses ke kawasan Masjid Ibrahimi juga dibatasi untuk memberikan ruang bagi pemukim Israel. Operasi tersebut tidak hanya berlangsung di sekitar tempat ibadah. Sejumlah rumah warga di wilayah Hebron juga dilaporkan menjadi sasaran penggerebekan dan penggeledahan.

Pasukan Israel disebut memasuki rumah-rumah warga di Kota Hebron, Kota Al-Dhahiriya, serta Al-Samu yang berada di wilayah selatan Hebron. Dalam proses penggeledahan, isi sejumlah rumah dilaporkan diacak-acak.

Hingga laporan tersebut dibuat, belum ada informasi mengenai warga yang ditahan dalam rangkaian penggerebekan tersebut.

Penutupan Masjid Ibrahimi kembali menyoroti persoalan akses ibadah di salah satu situs keagamaan paling sensitif di Tepi Barat.

Kompleks Masjid Ibrahimi berada di kawasan yang selama ini menjadi titik ketegangan antara warga Palestina dan pemukim Israel. Dalam kejadian terbaru, pembatasan akses diberlakukan ketika hari raya Yahudi berlangsung.

Baca Juga: Israel Gempur Gaza Lagi, 18 Warga Palestina Tewas di Tengah Harapan Gencatan Senjata

Pasukan Israel menggunakan alasan keamanan untuk menutup masjid sekaligus mengatur akses menuju kawasan tersebut.

Masjid Ibrahimi sendiri memiliki arti penting bagi umat Islam di Hebron. Kompleks tersebut juga menjadi salah satu titik utama konflik dan ketegangan di Tepi Barat karena akses serta pengelolaannya berada dalam situasi yang sensitif.

Di sisi lain, penggerebekan rumah warga di sejumlah wilayah Hebron memperluas dampak operasi pasukan Israel. Aktivitas tersebut tidak hanya berdampak pada akses ke tempat ibadah, tetapi juga menyentuh kehidupan warga sipil di kawasan tersebut.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai penahanan warga dalam operasi yang dilaporkan WAFA tersebut. Namun, penutupan Masjid Ibrahimi dan penggeledahan rumah warga menunjukkan kembali tingginya ketegangan keamanan di Hebron.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
Masjid Ibrahimi Hebron Tepi Barat Israel palestina