Radar Pasuruan – Mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengalami kecelakaan di jalan lingkar Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Senin (10/8) pagi. Kendaraan pengangkut makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu menabrak bagian belakang truk saat berusaha menyalip hingga bagian depannya ringsek parah.
Kecelakaan tersebut menyebabkan kernet mobil berinisial G, 28, meninggal dunia di lokasi. Sementara sopir berinisial K, 25, mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan perawatan.
Salah seorang saksi, Marwan, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, mobil SPPG melaju dari arah utara dengan kecepatan tinggi dan berusaha mendahului truk yang berjalan searah.
"Saat menyalip, dari arah berlawanan melaju sebuah sepeda motor. Sepertinya nggak nutut, mobil ini (SPPG) lalu banting ke kiri. Kena lah bagian belakang truk," kata Marwan dilansir dari Radar Banyuwangi (Jawa Pos Group), Senin.
Benturan dengan truk membuat bagian depan sebelah kiri mobil SPPG mengalami kerusakan cukup parah. Sopir yang terluka kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, kernet yang berada di dalam kendaraan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Korban diketahui berinisial G, 28, warga Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro.
Adapun sopir mobil SPPG berinisial K, 25, dilaporkan selamat meski mengalami luka-luka.
Mobil tersebut diketahui berasal dari salah satu SPPG yang berada di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Sebelum kecelakaan terjadi, kendaraan baru saja menyelesaikan pengiriman makanan MBG.
Dalam pengiriman kedua, mobil tersebut membawa sekitar 980 ompreng MBG. Kecelakaan terjadi ketika kendaraan sedang menjalankan rangkaian distribusi makanan bergizi gratis tersebut.
Peristiwa kecelakaan kini menjadi perhatian karena melibatkan kendaraan operasional yang digunakan untuk mendistribusikan makanan MBG kepada penerima manfaat.
Editor : Moch Vikry Romadhoni