Hashim Kukuhkan 20 Ormas Baru, FORMAS Kini Punya 103 Anggota untuk Kawal Program Pemerintah

Moch Vikry Romadhoni • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19:36 WIB
ANTARA/HO-FORMAS/am
ANTARA/HO-FORMAS/am

Radar Pasuruan – Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) memperkuat barisan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang tergabung di dalamnya. Sebanyak 20 ormas baru resmi dikukuhkan untuk memperkuat peran masyarakat sipil dalam mendukung sekaligus mengawal program pemerintah.

Pengukuhan dilakukan Ketua Dewan Pembina FORMAS Hashim Djojohadikusumo di Aula Universitas Podomoro, Jakarta, Jumat (7/8) malam. Momentum tersebut sekaligus bertepatan dengan peringatan HUT ke-2 FORMAS.

Dengan bergabungnya 20 organisasi baru, jumlah anggota FORMAS kini mencapai 103 ormas. Salah satu organisasi yang tergabung di dalamnya adalah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).

Hashim mengatakan, keberadaan FORMAS sejalan dengan cita-cita para pendiri bangsa untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan Indonesia.

"Itu juga yang tertanam di jiwa Prabowo (Presiden Prabowo Subianto, Red) agar rakyat sejahtera dan Indonesia abadi. Ia sedih melihat masih ada yang belum sejahtera dan program MBG lahir dari keprihatinan supaya rakyatnya sehat," ujar Hashim tegas.

Ketua Dewan Pakar FORMAS Serian Wijatno mengatakan, bertambahnya anggota menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi masyarakat sipil. Menurutnya, ormas yang tergabung dalam FORMAS dapat berperan dalam mendukung sekaligus mengawal berbagai program pembangunan pemerintah.

"Ini sebagai langkah nyata ormas untuk bergotong royong mendukung dan mengawal program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah. Sekaligus menjawab tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini," ujar dia.

Serian menegaskan, keberadaan ormas dalam FORMAS tidak diarahkan hanya sebagai penonton dalam proses pembangunan nasional. Masyarakat sipil diharapkan mampu memberikan pemikiran konstruktif, menjaga persatuan, serta ikut memastikan program pemerintah berjalan sesuai tujuan.

Sementara itu, Ketua Umum FORMAS Yohanes Handojo Budhisedjati menilai penambahan anggota semakin memperkuat posisi FORMAS dalam mendukung agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Dengan bertambahnya ormas ini menambah semangat perjuangan kami untuk mendukung dan mengawal seluruh program pemerintah. FORMAS hadir untuk membantu mewujudkan program-program kerakyatan," ujar Handojo.

Ia mengatakan FORMAS tidak hanya menjadi wadah bagi berbagai organisasi masyarakat. Forum tersebut juga berupaya memastikan kebijakan dan program strategis pemerintah dapat memberikan manfaat nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menteri Agama Nasaruddin Umar turut menyoroti tantangan menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, pencapaian target tersebut tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan teknologi, dan bonus demografi.

Pembangunan nasional, kata dia, juga membutuhkan fondasi spiritual yang kuat. Hal tersebut dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan global sekaligus menjaga persatuan nasional.

Dengan semakin banyaknya organisasi yang bergabung, FORMAS kini memiliki 103 anggota. Konsolidasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran masyarakat sipil dalam mendukung pembangunan sekaligus mengawal berbagai program pemerintah.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
Indonesia Emas 2045 FORMAS Hashim Djojohadikusumo ormas Prabowo Subianto