BGN Bentuk Forum Ahli Gizi, Program Makan Bergizi Gratis Siap Dievaluasi Total

Moch Vikry Romadhoni • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 16:29 WIB
Kepala BGN Sudaryono di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/8) malam. (Istimewa)
Kepala BGN Sudaryono di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/8) malam. (Istimewa)

Radar Pasuruan - Badan Gizi Nasional (BGN) berencana membentuk forum yang melibatkan para ahli gizi sebagai wadah untuk mengevaluasi sekaligus menyempurnakan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah ini diambil agar proses perbaikan program dapat dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, masukan dari para ahli sangat dibutuhkan untuk memperkuat pelaksanaan MBG, mulai dari tata kelola program, penyusunan menu, sanitasi, keamanan pangan, hingga pencapaian target program.

"Kami ingin lebih banyak mendapatkan input, masukan, dan juga melibatkan berkolaborasi dengan para ahli gizi di dalam menyiapkan banyak hal program MBG (Makan Bergizi Gratis) ini," kata Sudaryono usai berdiskusi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (5/8) malam.

Dalam pertemuan tersebut, BGN menerima berbagai saran terkait porsi makanan, penerapan prinsip 3T, penguatan keamanan pangan untuk mencegah keracunan, hingga pentingnya kolaborasi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta tenaga ahli di bidang gizi.

"Hari ini kami mendapatkan insight yang sangat banyak, khususnya melalui diskusi pada malam hari ini," ujarnya.

Baca Juga: BGN Naikkan Status Kasus Keracunan MBG Jadi Kejadian Fatal, Kepala SPPG Terancam Dicopot

Sudaryono menjelaskan, BGN akan membentuk forum atau kelompok diskusi agar komunikasi dengan para ahli dapat berlangsung secara rutin. Melalui forum tersebut, berbagai masukan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti untuk meningkatkan kualitas program MBG.

"Rencana kami akan membuat semacam grup diskusi, kemudian kami bisa terus berdiskusi," ujar Sudaryono.

Ia menambahkan, forum tersebut tidak hanya melibatkan ahli gizi. BGN juga membuka peluang bekerja sama dengan chef dan pelaku industri katering agar penyediaan makanan bergizi gratis semakin berkualitas dan sesuai kebutuhan penerima manfaat.

"Kita ingin banyak dapat insight sehingga kita bisa melakukan perbaikan-perbaikan yang memang kita perlukan ke depannya," tuturnya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyambut positif langkah BGN yang membuka ruang kolaborasi dengan para pakar. Menurutnya, berbagai masukan dari para ahli menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

"Harusnya masukan-masukan ini kita bisa dengar, toh mereka inginnya untuk kebaikan. Pak Dar ini sangat mendengar dan sangat cepat juga merespons. Akhirnya kita sudah menerima masukan dan beberapa nanti akan segera kita tindak lanjuti," tandas Budi.

Baca Juga: Temuan Bibit Sawit Bikin Curiga, Sahroni Desak Polri Usut Tuntas Karhutla di Riau

Editor : Moch Vikry Romadhoni
Sudaryono Budi Gunadi Sadikin ahli gizi Makan Bergizi Gratis badan gizi nasional