Radar Pasuruan - Tangkapan layar aplikasi Simkopdes yang memperlihatkan seolah-olah 135 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, berada di tengah laut viral di media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Dinas Perindustrian Kabupaten Tapin memastikan informasi tersebut tidak benar setelah melakukan pengecekan langsung melalui sistem Kementerian Koperasi.
Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Tapin, Herliwansyah, mengatakan hasil penelusuran menunjukkan seluruh titik Koperasi Merah Putih berada di wilayah daratan Kabupaten Tapin.
"Tadi kami sudah membuka langsung sistem Kementerian Koperasi. Alhamdulillah, informasi yang menyebut titik Koperasi Desa Merah Putih berada di tengah laut sudah terbantahkan. Saat kami membuka wilayah Kalimantan Selatan, kemudian masuk ke Kabupaten Tapin, seluruh titik koperasi terbaca berada di daratan," ujarnya, dikutip Selasa (4/8).
Berdasarkan data yang ditampilkan dalam sistem, sebanyak 135 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih seluruhnya berada di wilayah administratif Kabupaten Tapin. Tidak ada satu pun titik yang berada di kawasan laut.
Herliwansyah menegaskan, secara geografis isu tersebut juga mudah dipatahkan karena Kabupaten Tapin memang tidak memiliki wilayah laut.
"Sebagaimana kita ketahui, dari ujung barat, timur, selatan hingga utara Kabupaten Tapin tidak ada wilayah laut. Jadi kami pastikan seluruh titik pembangunan koperasi berada di daratan," tegasnya.
Ia menjelaskan, penentuan titik koordinat pada aplikasi dilakukan berdasarkan data yang diinput langsung oleh pengurus koperasi di masing-masing lokasi.
Baca Juga: DPR Minta Program Kopdes Merah Putih di Papua Dievaluasi, Jangan Sekadar Jadi Proyek Nasional
"Memang yang mengisi merupakan kawan-kawan pengurus koperasi, saat melakukan input data. Jadi terkait koordinat mengikuti data yang dimasukkan di lapangan," jelasnya.
Di tengah ramainya isu tersebut, pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Tapin tetap berjalan sesuai rencana.
Dari total 66 bangunan koperasi yang sedang dikerjakan, hingga awal Agustus 2026 sebanyak 35 unit telah selesai dibangun.
Pemerintah Kabupaten Tapin optimistis seluruh pembangunan koperasi dapat dirampungkan pada akhir Agustus 2026.
Setelah selesai, koperasi-koperasi tersebut diharapkan segera beroperasi untuk mendukung penguatan ekonomi masyarakat di berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Tapin.
Baca Juga: Podcast Densu Tuai Pro Kontra, Denny Sumargo Tegaskan Tak Memihak Sarwendah maupun Ruben Onsu
Editor : Moch Vikry Romadhoni