Dapat Dukungan Uni Emirat Arab, Banyuwangi Percepat Transformasi Pengelolaan Sampah

Moch Vikry Romadhoni • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 15:58 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bertemu Pejabat Senior Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan Uni Emirat Arab Ahla Abdulmuhsen, Direktur Clean Rivers UEA Reinier Van Der Lely, Senior Manager Clean Rivers UEA Maryam Al Memari, Manager Clean Rivers UEA Aza Wee Sile di Pendopo Sabha Swagata, Banyuwangi, Rabu (29/7/2026). (Istimewa).
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bertemu Pejabat Senior Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan Uni Emirat Arab Ahla Abdulmuhsen, Direktur Clean Rivers UEA Reinier Van Der Lely, Senior Manager Clean Rivers UEA Maryam Al Memari, Manager Clean Rivers UEA Aza Wee Sile di Pendopo Sabha Swagata, Banyuwangi, Rabu (29/7/2026). (Istimewa).

Radar Pasuruan - Lembaga Clean Rivers dari Uni Emirat Arab (UEA) mendukung pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Kertosari di Banyuwangi. Untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana, delegasi Clean Rivers mengunjungi Banyuwangi dan meninjau perkembangan pembangunan fasilitas tersebut.

Rombongan diterima langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata, Rabu (29/7/2026). Delegasi yang hadir di antaranya Pejabat Senior Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan UEA Ahla Abdulmuhsen, Direktur Clean Rivers UEA Reinier Van Der Lely, Senior Manager Maryam Al Memari, serta Manager Aza Wee Sile.

Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut Tenaga Ahli Ketahanan Pangan, Infrastruktur Pendukung Pertanian, dan Lingkungan Kemenko Pangan Guntur Priambodo, Director Systemiq Jason Edward Hale, serta Manager Borealis Mari Kylmala.

"Kami telah bekerja sama baik pemkab dan Project STOP untuk menjalankan program transformasi persampahan Banyuwangi Hijau,” ujar Direktur Clean Rivers UEA Reinier Van Der Lely.

Clean Rivers saat ini mendukung Program Banyuwangi Hijau Fase 3 melalui pembangunan TPS3R Kertosari yang berada di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi.

Pembangunan dimulai sejak awal Juli 2026 di atas lahan seluas 1,5 hektare dan ditargetkan selesai dalam waktu 10 bulan.

Fasilitas tersebut dirancang untuk mengolah sekitar 50 ton sampah setiap hari. Kehadirannya diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang dikirim ke tempat pemrosesan akhir (TPA), khususnya untuk wilayah Kecamatan Banyuwangi dan sekitarnya.

Baca Juga: Usai Gempur Target di Irak, Arab Saudi Peringatkan Akan Ambil Aksi Militer Lagi

"Kami sangat senang melihat semua kemajuannya. Saya baru saja ke sini enam bulan yang lalu dan perkembangannya sangat cepat. Peluncuran awal Tahap 3 sudah dimulai dan kami melihat persiapannya berjalan sangat baik," lanjut Reinier.

Selain meninjau lokasi pembangunan TPS3R Kertosari, delegasi UEA juga mengunjungi TPS3R Balak Songgon yang sebelumnya dibangun melalui dukungan Borealis dan Pemerintah Norwegia.

"Kami juga ingin melihat proses edukasi perubahan perilaku masyarakat dan proses pengumpulan sampahnya," terangnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai negara dan lembaga internasional terhadap transformasi pengelolaan sampah di daerahnya.

Menurutnya, kerja sama Indonesia dan Uni Emirat Arab menjadi bentuk kemitraan strategis yang tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga mendukung kesehatan masyarakat dan peningkatan daya saing daerah.

“Kerjasama ini bukan hanya sebagai investasi bagi keberlanjutan lingkungan tapi juga bagi kesehatan generasi masa depan dan daya saing ekonomi daerah,” ujar Ipuk.

Program pengelolaan sampah berkelanjutan di Banyuwangi telah dimulai sejak 2017 melalui Project STOP dengan pembangunan TPS3R Tembokrejo di Kecamatan Muncar.

Selanjutnya, Program Banyuwangi Hijau Fase 1 menghadirkan TPS3R Balak di Kecamatan Songgon dengan dukungan Pemerintah Norwegia. Fase 2 dilanjutkan melalui pembangunan TPS3R Karetan di Kecamatan Purwoharjo yang didukung Pemerintah Austria dan saat ini masih dalam tahap pembangunan.

Sementara itu, pembangunan TPS3R Kertosari menjadi bagian dari Banyuwangi Hijau Fase 3 dengan dukungan Clean Rivers UEA.

“Selain Program Banyuwangi Hijau, kami juga akan mendapatkan dukungan Pembangunan TPS3R Wongsorejo yang didanai Kementerian Pekerjaan Umum RI,” kata Ipuk.

Baca Juga: Pegawai KPK Jadi Tersangka OTT Bupati Pemalang, Diduga Ikut Lakukan Pemerasan

Editor : Moch Vikry Romadhoni
Banyuwangi TPS3R Pengelolaan Sampah Clean Rivers uni emirat arab