Radar Pasuruan - Fenomena bediding yang beberapa pekan terakhir menyelimuti wilayah Pasuruan mulai menunjukkan tanda-tanda mereda. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu minimum di kawasan Tretes kini mengalami peningkatan meski masih menjadi salah satu wilayah terdingin di Jawa Timur.
Data BMKG periode pengamatan 21 Juli 2026 pukul 07.01 hingga 22 Juli 2026 pukul 07.00 mencatat suhu minimum di Stageof Pasuruan (Tretes) mencapai 15,0 derajat Celsius. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan beberapa hari sebelumnya dan menempatkan Tretes di posisi ketiga wilayah dengan suhu terendah di Jawa Timur.
Sementara itu, posisi pertama masih ditempati Automatic Weather Station (AWS) Bromo, Kabupaten Probolinggo, dengan suhu minimum 6,9 derajat Celsius.
Sebelumnya, kawasan tersebut sempat mencatat suhu ekstrem hingga 1,6 derajat Celsius pada 13 Juli 2026. Adapun posisi kedua ditempati AWS Kota Batu dengan suhu 14,7 derajat Celsius, disusul Lanud Abdulrachman Saleh Malang 15,4 derajat Celsius, serta AWS Bondowoso 17,0 derajat Celsius.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo, Rendy Irawadi, menjelaskan peningkatan suhu udara dipengaruhi kondisi langit yang dalam beberapa hari terakhir lebih sering diselimuti awan.
"Karena kemarin sedikit berawan," ujarnya.
Menurut Rendy, keberadaan awan membuat panas yang dilepaskan permukaan bumi pada malam hari tidak seluruhnya terbuang ke atmosfer. Kondisi tersebut menyebabkan suhu udara tidak turun sedrastis ketika langit cerah sehingga fenomena bediding mulai berangsur mereda.
Ia memperkirakan tren kenaikan suhu masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan, meski peningkatannya tidak akan terlalu signifikan.
"Bisa dimungkinkan, tetapi tidak banyak. Karena memang beberapa hari ke depan agak sedikit berawan," katanya.
Baca Juga: DLH Pasuruan Belum Tambah Ekskavator Baru, Dua Unit Dinilai Masih Cukup Tangani Sampah
Rendy menegaskan hingga saat ini belum terdapat faktor atmosfer lain yang memengaruhi perubahan suhu di wilayah Jawa Timur selain meningkatnya tutupan awan.
Meski suhu mulai menghangat, masyarakat tetap diminta menjaga kondisi kesehatan karena udara di kawasan dataran tinggi seperti Tretes dan Bromo masih terasa dingin, terutama pada malam hingga pagi hari.
BMKG juga mengimbau warga mengenakan pakaian hangat saat beraktivitas di luar ruangan. Imbauan tersebut terutama ditujukan bagi anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan agar terhindar dari dampak cuaca dingin selama musim kemarau.
Baca Juga: Usulan ASN Sesuai Domisili Didukung DPR, Tapi Ingatkan Jangan Langgar Aturan
Editor : Moch Vikry Romadhoni