Radar Pasuruan - Presiden Prabowo Subianto menginginkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, tetap berperan dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) meski telah mengundurkan diri dari jabatannya.
Pengalaman Nanik dinilai masih dibutuhkan untuk memperkuat pelaksanaan program strategis tersebut.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan Presiden mengusulkan agar Nanik tetap terlibat melalui struktur pengawasan atau pengarahan di lingkungan BGN.
"Ya itu kan permintaan ya atau permohonan dari Bapak Presiden ya. Karena pengalaman beliau dirasa masih bisa untuk membantu BGN," kata Prasetyo Hadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7).
Prasetyo menjelaskan struktur organisasi Badan Gizi Nasional saat ini belum memiliki nomenklatur Dewan Pengawas. Berdasarkan aturan yang berlaku, hanya terdapat Dewan Pengarah dalam susunan organisasi lembaga tersebut.
Karena itu, pemerintah membuka peluang bagi Nanik untuk mengisi posisi di Dewan Pengarah apabila dinilai sesuai dengan kebutuhan organisasi.
"Nanti kita lihat ya. Kan sebenarnya maknanya bisa jadi kan sama ya. Dewan Pengarah maupun Dewan Pengawas dalam hal menjalankan tugasnya ya. Maksud kami mungkin kita tidak terjebak ke dalam istilah mana yang pengarah atau pengawas. Yang penting nanti fungsinya," ucap Prasetyo.
Ia menambahkan, pemerintah akan menyesuaikan langkah tersebut dengan ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Presiden mengenai struktur organisasi dan tata kerja Badan Gizi Nasional.
"Kalau memang kemudian berdasarkan perpres itu sudah ada nomenklaturnya di situ SOTK-nya Dewan Pengarah dan kalau memang tugasnya itu kemudian sesuai juga dengan yang kita kehendaki, juga enggak ada masalah juga," jelasnya.
Baca Juga: BGN Bantah Hoaks Viral: Nanik Tidak Pernah Sebut Dadan atau Klaim MBG Menguntungkan Presiden
Sebelumnya, Nanik Sudaryati Deyang menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional pada Rabu (22/7). Keputusan tersebut diambil karena ia akan menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.
Setelah pengunduran diri Nanik, Presiden Prabowo menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. Sudaryono telah resmi dilantik di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7).
Meski tidak lagi memimpin BGN, pemerintah memastikan pengalaman dan kontribusi Nanik tetap dipandang penting untuk mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas nasional.
Baca Juga: Dewan Pers Tegur Keras Hotman Paris, Ucapan "Lu Punya Otak Enggak?" ke Wartawan Dinilai Tak Beretika
Editor : Moch Vikry Romadhoni