Radar Pasuruan - Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah sebuah media konservatif Iran mempublikasikan daftar tokoh asing yang disebut menjadi target balas dendam atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Dalam daftar tersebut tercantum sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Publikasi itu muncul tidak lama setelah Mojtaba Khamenei, putra Ali Khamenei yang kini menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, menyampaikan pidato pertamanya sejak pemakaman sang ayah.
Dalam pesannya, Mojtaba menegaskan bahwa Iran memiliki tekad untuk membalas kematian ayahnya.
"Balas dendam adalah kehendak bangsa kami dan harus dilakukan tanpa bisa dihindari," kata Mojtaba Khamenei dalam pesannya pada akhir pekan lalu.
Ia juga menambahkan bahwa pihak-pihak yang masuk dalam daftar tersebut tidak akan memperoleh akhir hidup yang damai.
"Para penjahat yang namanya tercantum dalam sebuah daftar akan membawa ke liang kubur keinginan mereka untuk meninggal dengan damai di tempat tidur mereka."
Meski menyebut telah ada daftar individu yang menjadi sasaran, Mojtaba tidak mengungkap identitas mereka.
Baca Juga: Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak
Tak lama setelah pidato tersebut, surat kabar konservatif Hamshahri yang diterbitkan otoritas Kota Teheran mengunggah infografik berisi foto 13 tokoh dunia yang dikaitkan dengan pernyataan Mojtaba.
Namun hingga kini belum ada keterangan resmi yang menyatakan bahwa daftar tersebut merupakan dokumen resmi pemerintah Iran.
Infografik itu memuat sejumlah nama penting, di antaranya Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio, Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, serta Kanselir Jerman Friedrich Merz.
Meski sempat dipublikasikan melalui platform daring pada Sabtu malam waktu setempat, infografik tersebut tidak dimuat dalam edisi cetak Hamshahri yang terbit pada Minggu.
Baca Juga: Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP-AKR Kompak Turunkan Harga BBM
Selama konflik berlangsung, Iran berulang kali menuding sejumlah negara Eropa berpihak kepada Amerika Serikat dan Israel. Pemerintah Iran menilai negara-negara tersebut tidak mengecam serangan yang dilakukan terhadap wilayahnya.
Teheran juga menuduh beberapa negara Eropa membantu operasi militer Amerika Serikat dengan memberikan izin penggunaan wilayah udara mereka bagi pesawat militer AS.
Tuduhan tersebut semakin memperburuk hubungan diplomatik Iran dengan negara-negara Barat di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Editor : Moch Vikry Romadhoni