Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Mobil Rombongan Hajatan Dihantam Dua Truk, 12 Orang Meregang Nyawa

Moch Vikry Romadhoni • Senin, 13 Juli 2026 | 17:22 WIB
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (Istimewa)
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (Istimewa)

Radar Pasuruan - Korban meninggal dunia akibat kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan di Jalur Pantai Utara (Pantura), Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, bertambah menjadi 12 orang. Polres Indramayu menyebut sebagian korban meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit setelah sempat mendapatkan penanganan medis.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Indramayu AKP Undang Syarif menjelaskan, awalnya terdapat tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Namun, sembilan korban lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan sehingga total korban meninggal mencapai 12 orang.

"Awalnya di lokasi kejadian ada tiga orang meninggal dunia. Seiring penanganan medis, korban yang dirawat di rumah sakit bertambah meninggal sehingga total korban meninggal menjadi 12 orang," kata Undang Syarif dilansir dari Antara.

Undang menerangkan, kecelakaan bermula ketika mobil bak terbuka Daihatsu Gran Max yang baru mengantar rombongan ke acara pernikahan hendak memutar balik di lokasi kejadian. Saat itu kendaraan melaju dalam perjalanan pulang.

"Ketika kembali dari mengantar ke tempat pernikahan, kendaraan akan memutar arah, kemudian tertabrak dari belakang oleh kendaraan wing box," ucap Undang.

Benturan keras dari belakang membuat Gran Max terdorong ke jalur depan hingga bertabrakan dengan sebuah truk yang datang dari arah berlawanan.

"Setelah terdorong ke depan, dari arah berlawanan datang kendaraan truk sehingga terjadi kecelakaan," ungkap Undang Syarif.

Baca Juga: Polisi Bongkar Fakta Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Sopir Baru Kerja 2 Hari

Menurutnya, kendaraan Gran Max tersebut membawa 17 penumpang dan seorang sopir. Pengemudi kendaraan juga meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

"Jumlah penumpang ada 17 orang ditambah satu sopir. Sopir Gran Max juga meninggal dunia," terang Undang.

Berdasarkan data kepolisian, delapan korban meninggal dunia dirawat di RS Bhayangkara, sedangkan empat korban lainnya meninggal di RS Mitra Plumbon Widasari. Selain itu, enam korban luka masih menjalani perawatan intensif.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Yunah, Mohamad Ikbal, Karsnih, Sawen, Sinta, Ayu, Sanerah, Idah, Riyantoni, Atsal Albara, Warkidi, dan Tamara. Sementara korban luka terdiri atas Bayu, Jessica, Wandi, Olivia, Komala, dan Sabah.

Sebelumnya, Satlantas Polres Indramayu melaporkan kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan belasan korban lainnya mengalami luka-luka pada Minggu (12/7) siang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Indramayu Ipda Masnan menjelaskan, kecelakaan melibatkan mobil pikap Daihatsu Gran Max, truk Hino wing box, dan truk Hino losbak.

"Pikap Gran Max yang dikemudikan Warkidi berhenti di lajur kanan saat melaju dari Jakarta menuju Cirebon, lalu ditabrak truk Hino wing box dari belakang hingga terdorong dan tertabrak truk Hino losbak dari arah berlawanan," kata Masnan.

Baca Juga: Mahasiswa UAD Diduga Lecehkan Rekan KKN, Langsung Dijatuhi Sanksi Dilarang Ikut KKN 2 Periode

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#Kecelakaan Indramayu #Pantura #Polres Indramayu #jalur pantura #kecelakaan maut