Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Kemenkeu Bentuk Tim Pengawas MBG di Seluruh Kabupaten dan Kota, Anggaran Rp335 Triliun Bakal Dipangkas

Moch Vikry Romadhoni • Jumat, 26 Juni 2026 | 18:42 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Radar Pasuruan - Kementerian Keuangan akan membentuk tim khusus untuk membantu Badan Gizi Nasional mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah Indonesia. Tim tersebut akan diambil dari jajaran Direktorat Jenderal Kekayaan Negara yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota.

"Di lapangan saya punya banyak orang di seluruh kabupaten kota. Dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan dari yang lain-lain. DJKN juga banyak. Nanti akan kita bentuk tim untuk monitor di seluruh kabupaten kota seperti apa," ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam jumpa media di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (26/6).

Pembentukan tim ini dipicu oleh keluhan Kepala BGN yang mengaku kesulitan mengawasi jalannya program MBG di tingkat daerah. Merespons hal itu, Purbaya menawarkan sumber daya Kemenkeu untuk mengisi celah pengawasan tersebut.

"Saya bilang kalau begitu yang mengawasi di daerah-daerah biar Kementerian Keuangan. Nanti orang-orang saya di daerah akan monitor SPPG-SPPG secara berkala. Jadi saya punya alat dan saya bisa kontrol ke anggarannya. Mereka (BGN) setuju," ujarnya.

Baca Juga: Nama Pengganti Sudah Beredar, Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Akan Mundur

Selain soal pengawasan, Purbaya juga mengungkapkan bahwa anggaran program MBG akan mengalami pemangkasan. Rencana penghematan itu disampaikan langsung oleh Kepala BGN dalam pertemuan dengan jajaran pejabat Kemenkeu pada Kamis (25/6).

"Kemarin saya ketemu Kepala BGN. Sudah ke sini dia melaporkan bahwa akan ada penghematan lebih lanjut dari program BGN," ucapnya.

Purbaya menyebut pemotongan anggaran akan cukup signifikan dari pagu awal sebesar Rp335 triliun, meski ia enggan merinci besaran pastinya dan menyerahkan pengumuman resmi kepada Kepala BGN.

"Saya pikir cukup signifikan. Tapi nanti biar kepala BGN yang mengumumkan," ujarnya.

Sebagai catatan, total alokasi anggaran MBG sepanjang 2026 tercatat sebesar Rp335 triliun. Hingga Mei 2026, realisasi belanja program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut baru mencapai 26,3 persen dari total anggaran yang ditetapkan.

Baca Juga: Tiga Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas Usai Latsarmil, KSP Dudung: Belum Ada Indikasi Kelalaian

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#kementerian keuangan #Anggaran MBG #Purbaya Yudhi Sadewa #Makan Bergizi Gratis #badan gizi nasional