Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Damai AS-Iran Bawa Berkah! Rupiah Langsung Menguat Tajam ke Rp17.709

Moch Vikry Romadhoni • Senin, 15 Juni 2026 | 18:50 WIB
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/kye.
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/kye.

Radar Pasuruan - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Senin sore tercatat menguat 152 poin atau 0,85 persen, menjadi Rp17.709 per dolar AS dari posisi sebelumnya di angka Rp17.860 per dolar AS.

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menyebutkan, penguatan tersebut didorong oleh tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri perang.

“Presiden AS Donald Trump dan wakil menteri luar negeri (Wamenlu) Iran mengatakan mereka telah mencapai kesepakatan awal untuk mengakhiri perang dan melanjutkan lalu lintas melalui Selat Hormuz,” ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Perdana menteri Pakistan, yang negaranya berperan sebagai mediator, menyebutkan bahwa AS dan Iran dijadwalkan menandatangani nota kesepahaman di Swiss pada Jumat (19/6).

Trump menyampaikan pada Minggu (14/6) bahwa Selat Hormuz akan dibuka kembali "bebas biaya", sementara blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran juga akan dihentikan.

Kantor berita semi-resmi Iran, Mehr, menyebutkan bahwa draf kesepakatan tersebut menyerukan pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu 30 hari di bawah pengelolaan Iran.

Para investor juga turut mencermati seberapa cepat produsen-produsen minyak di Timur Tengah dapat kembali menjalankan produksi dan ekspor pascakerusakan akibat perang, serta apakah lalu lintas kapal di wilayah tersebut akan kembali meningkat.

Wamenlu Iran Kazem Gharibabadi menyampaikan, kesepakatan yang lebih komprehensif akan dirundingkan selama periode gencatan senjata yang berlangsung 60 hari.

“Negara-negara E4, yang meliputi Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia, mengatakan pada hari Minggu (14/6) bahwa negara-negara tersebut siap untuk mencabut sanksi terhadap Iran sebagai tanggapan atas langkah-langkah terkait program nuklirnya,” ungkap Ibrahim.

Sejalan dengan hal tersebut, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak menguat ke level Rp17.719 per dolar AS, dari sebelumnya berada di posisi Rp17.912 per dolar AS.

Baca Juga: KPK Sita Hampir Rp 2 Miliar dalam OTT Bupati Muara Enim: Uang Rupiah, Dolar, hingga Riyal Diamankan

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#selat hormuz #Kurs Rupiah #AS-Iran #Ibrahim Assuaibi #JISDOR