Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Narkoba Jenis Baru Makin Susah Dikenali, Kemkomdigi-BNN Bersatu Lawan Peredaran Digital

Moch Vikry Romadhoni • Jumat, 12 Juni 2026 | 16:17 WIB
Narkoba dalam vape liquid.(Dok.JawaPos.com).
Narkoba dalam vape liquid.(Dok.JawaPos.com).

Radar Pasuruan - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) memperkuat sinergi dalam menekan peredaran narkotika yang kini semakin banyak memanfaatkan platform digital. Kerja sama difokuskan pada percepatan penanganan konten narkotika di ruang siber sekaligus memperluas edukasi kepada masyarakat tentang kemunculan berbagai jenis narkotika baru yang kian sulit dikenali.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menekankan pentingnya informasi yang memadai bagi masyarakat, khususnya para orang tua.

"Orang tua mungkin banyak yang tidak tahu bahwa banyak narkoba jenis baru sehingga mereka perlu mendapatkan informasi yang cukup," ungkap Meutya di Jakarta, Jumat (12/6).

Meutya mengakui kompleksitas peredaran narkotika kini menjadi tantangan tersendiri bagi timnya dalam mengawasi konten digital.

"Kalau misalnya di sektor-sektor lain mungkin kami lebih mudah melihat mana yang berbahaya dan mana yang tidak. Tetapi di narkoba, dengan kompleksitas yang sekarang, bentuknya beragam dan berbeda-beda. Tim kami perlu dibantu untuk mengenali barang-barang yang dianggap bagian dari narkoba atau narkotika," kata Meutya.

Baca Juga: BNNK Pasuruan Sasar Wisma Tretes, Satu Orang Diamankan

Ia menegaskan bahwa masukan dari BNN menjadi dasar penting untuk mempercepat identifikasi dan penindakan konten yang berkaitan dengan peredaran narkotika. Selain pengawasan, Kemkomdigi juga siap mendukung pencegahan melalui media digital, program literasi digital, iklan layanan masyarakat, media luar ruang, hingga jaringan komunikasi pemerintah daerah.

"BNN dapat terus menyebarkan informasi mengenai jenis narkotika baru, pola peredarannya, hingga dampaknya terhadap kesehatan perlu disampaikan secara lebih luas dan berkala agar masyarakat memiliki kewaspadaan yang memadai," sebut Meutya.

Dalam kesempatan yang sama, BNN memaparkan sejumlah tren terbaru peredaran narkotika, salah satunya penyalahgunaan narkotika cair yang dikamuflasekan melalui perangkat vape. Transaksi narkotika juga semakin banyak memanfaatkan platform digital dan jalur komunikasi tertutup yang sulit dipantau, menunjukkan bahwa tantangan pemberantasan narkotika kini telah merambah ke ruang digital.

Baca Juga: Said Iqbal Tegaskan Buruh Tidak Ikut: BBM Pertalite Tidak Naik, Kami Fokus Outsourcing

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#kemkomdigi #Narkoba Digital #Narkoba Vape #meutya hafid #bnn