Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Menteri Ekraf Sebut Gim dan Esports Jadi Motor Ekonomi Kreatif dan Pencipta Lapangan Kerja Baru

Moch Vikry Romadhoni • Senin, 8 Juni 2026 | 16:46 WIB
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya memberikan paparan pada diskusi publik.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya memberikan paparan pada diskusi publik.

Radar Pasuruan - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menilai industri gim dan esports kini telah berkembang melampaui fungsi utamanya sebagai hiburan. Sektor ini dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kreatif nasional sekaligus menciptakan berbagai profesi baru bagi generasi muda.

"Kementerian Ekraf bukan hanya fokus terhadap talenta saja, tetapi keseluruhan ekosistem mulai dari gamers, casters, komunitas, event organizer, media, hingga profesi baru untuk subsektor gim yang membuka lapangan kerja dan ruang tumbuh bagi generasi muda Indonesia," kata Teuku Riefky dalam keterangan resminya, dikutip Senin (8/6).

Ia menjelaskan, sekitar 60 persen generasi Z dan milenial lebih memilih pekerjaan yang sesuai dengan minat dan passion mereka. Tren ini dinilai menjadi momentum penting bagi pertumbuhan industri kreatif, terutama sektor gim dan esports yang terus menunjukkan perkembangan positif.

Dukungan pemerintah terhadap industri ini diwujudkan melalui kerja sama berkelanjutan dengan Indonesia Esports Association (IESPA), yang sebelumnya telah dituangkan dalam nota kesepahaman mencakup pengembangan talenta digital, peningkatan nilai ekonomi industri gim, hingga perluasan ruang inovasi bagi pelaku usaha kreatif.

Baca Juga: Ide Menteri PPPA Soal Gerbong Perempuan Dikritik Pakar

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya, Kementerian Ekraf menerima penghargaan sebagai Mitra Lembaga Pemerintah Terbaik dalam Musyawarah Nasional (Munas) IESPA 2026.

Ketua Umum IESPA Ibnu Sulistyo Riza Pradipto menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku industri untuk membangun ekosistem esports yang kuat dan berkelanjutan.

"Kami ingin IESPA tidak hanya fokus pada pembinaan atlet atau pro player saja, tetapi juga membangun seluruh rantai ekosistem esports. Dengan kolaborasi yang semakin kuat, kami optimistis esports Indonesia mampu melangkah lebih jauh dan punya kekuatan regional maupun global," ucap Ibnu Sulistyo Riza Pradipto.

Menurutnya, pengembangan esports tidak hanya berkaitan dengan prestasi kompetitif, tetapi juga berpotensi menjadi pilar ekonomi kreatif yang membuka peluang usaha, lapangan kerja baru, dan mencetak talenta digital yang siap bersaing di tingkat global.

Baca Juga: Richard Lee Resmi Masuk Lapas! Dua Minggu Karantina, Tidak Boleh Dijenguk dan Tak Ada Perlakuan Istimewa

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#Esports Indonesia #Ekonomi Kreatif #IESPA #Industri Gim #Teuku Riefky Harsya