Radar Pasuruan - Korlantas Polri akan menggelar Operasi Patuh 2026 secara serentak di seluruh Indonesia pada 8 hingga 21 Juni 2026. Operasi tersebut bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan dan korban jiwa di jalan raya.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
"Operasi Patuh dilaksanakan pada tanggal 8 sampai 21 Juni 2026. Goal utama tugas-tugas Korlantas adalah menurunkan pelanggaran lalu lintas, menurunkan peristiwa kecelakaan, dan menurunkan fatalitas korban," kata Agus melalui siaran digital, Rabu (3/6).
Baca Juga: Operasi Patuh 2026 Digelar 8-21 Juni, 60 Persen Tilang Pakai ETLE
Agus menegaskan bahwa Operasi Patuh tahun ini tidak hanya berfokus pada penindakan pelanggaran. Menurutnya, kepatuhan masyarakat seharusnya lahir dari kesadaran akan pentingnya keselamatan, bukan karena takut terhadap petugas di lapangan.
"Operasi Patuh tahun ini harus berbeda. Masyarakat patuh bukan karena takut kepada petugas, tetapi karena kesadaran untuk tertib dan selamat di jalan," imbuhnya.
Ia menjelaskan bahwa petugas akan mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis selama pelaksanaan operasi. Meski demikian, penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas tetap dilakukan guna menciptakan efek jera dan membangun budaya disiplin di jalan raya.
Baca Juga: Kejagung Geledah Kantor BGN Setelah Prabowo Copot Dadan Hindayana, Dugaan Jual Beli Titik SPPG Dibidik
Dalam pelaksanaannya, Operasi Patuh 2026 akan dibagi ke dalam tiga pendekatan utama, yakni kegiatan preemtif, preventif, dan represif. Ketiga pendekatan tersebut diharapkan dapat berjalan seimbang untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat.
"Sasaran operasi preemtif 20 persen, preventif 30 persen dan represif 50 persen. Kita mengharapkan Operasi Patuh ini ada daya efek positif tentang kegiatan operasi ini," jelasnya.
Melalui Operasi Patuh 2026, Korlantas Polri berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas terus meningkat. Dengan demikian, jumlah pelanggaran, kecelakaan, serta angka korban jiwa akibat insiden di jalan raya dapat semakin ditekan.
Editor : Moch Vikry Romadhoni