Radar Pasuruan - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan bahwa konflik di Ukraina berisiko semakin sulit dikendalikan.
"Namun arah perang – eskalasi dan intensifikasi yang kita saksikan – berisiko lepas kendali," kata Guterres dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang Ukraina, Kamis (28/5), dilansir dari Antara, Jumat (29/5).
Guterres menegaskan bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah deeskalasi, gencatan senjata, dan penguatan jalur diplomasi.
Baca Juga: Trump Ultimatum Rusia: Hentikan Perang Ukraina dalam 12 Hari atau Kena Sanksi Berat!
"Yang dibutuhkan saat ini adalah menciptakan kondisi untuk perdamaian yang adil, abadi, dan komprehensif - sesuai dengan Piagam PBB, hukum internasional, dan resolusi PBB," kata Sekjen.
Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Rusia pada Senin menyebut serangan Ukraina yang menghantam sebuah perguruan tinggi di Starobelsk, wilayah Lugansk, sebagai pemicu yang mendorong pasukan Rusia untuk melancarkan serangan sistematis terhadap fasilitas industri pertahanan Ukraina, pusat pengambilan keputusan, dan pos komando di Kiev. Kementerian tersebut juga mengimbau seluruh warga negara asing, termasuk personel diplomatik, untuk segera meninggalkan Kiev.
Editor : Moch Vikry Romadhoni