Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Efisiensi! BGN Pangkas Distribusi MBG dari 6 Jadi 5 Hari, Sistem Bundling Libur Resmi Dihapus

Moch Vikry Romadhoni • Selasa, 26 Mei 2026 | 16:34 WIB
Siswa SMA Negeri 10 Surabaya sedang menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
Siswa SMA Negeri 10 Surabaya sedang menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

Radar Pasuruan - Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) ke depan hanya akan diberikan saat peserta didik aktif berada di sekolah dan menjalani kegiatan belajar mengajar.

"Konsepnya adalah MBG diberikan pada saat siswa ada di sekolah. Jadi kalau siswanya libur atau ada kegiatan di luar sekolah, maka tidak diberikan MBG," jelas Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya di Jakarta, Rabu (26/5).

BGN juga resmi menghentikan sistem bundling makanan yang sebelumnya diterapkan saat ada hari libur sekolah di tengah pekan. Dalam skema lama, makanan untuk hari libur dibagikan lebih awal dalam bentuk paket bawaan. Kini, skema tersebut tidak lagi berlaku.

"Kalau sebelumnya ada bundling, misalnya hari Rabu dan Kamis libur, maka hari Selasa makanan untuk hari libur ikut dibagikan dalam bentuk paket bawaan. Nah sekarang sudah tidak lagi," kata Sony.

Sony menegaskan langkah efisiensi ini tidak berdampak pada pengurangan nilai bantuan maupun kualitas layanan gizi kepada penerima manfaat. Efisiensi dilakukan pada aspek tata kelola dan pola distribusi agar penggunaan anggaran negara berjalan lebih optimal.

"Tidak ada pengurangan nilai. Yang dilakukan adalah penyesuaian pola distribusi agar lebih efektif dan efisien," ujarnya.

Baca Juga: BGN Bongkar 3 Modus Licik Mafia Jual Beli Titik SPPG yang Sudah Rugikan Korban Miliaran Rupiah

BGN menilai kebijakan ini juga menjadi bagian dari penguatan tata kelola operasional program MBG secara nasional, khususnya dalam memastikan distribusi makanan sesuai kebutuhan riil penerima manfaat di lapangan. Selain mendukung efisiensi anggaran, langkah ini diharapkan mengurangi potensi pemborosan sekaligus menjaga kualitas makanan saat diterima peserta didik.

Sebagai bagian dari penyesuaian tersebut, BGN juga mengubah pola distribusi MBG yang sebelumnya berjalan enam hari menjadi lima hari dalam sepekan, mengikuti hari aktif belajar di sekolah.

"Kita mendukung efisiensi anggaran tersebut. Salah satu bentuk dukungan BGN adalah melakukan perubahan pola pendistribusian MBG yang semula enam hari menjadi lima hari," ujar Sony.

Baca Juga: Lagu "MBG Mas Bahlil Ganteng" Bikin Heboh Medsos, Golkar: Itu Bentuk Penghargaan Netizen

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#Sony Sanjaya #Distribusi MBG #efisiensi anggaran #Makan Bergizi Gratis #BGN