Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Bikin AS Gemetar! Jenderal Iran Ancam AS: Kami Tak Akan Mundur Satu Langkah Pun

Moch Vikry Romadhoni • Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:13 WIB
Ilustrasi konfrontasi militer antara AS-Israel dengan Iran. (Gemini AI)
Ilustrasi konfrontasi militer antara AS-Israel dengan Iran. (Gemini AI)

Radar Pasuruan - Iran menegaskan tidak akan mundur dari tekanan Amerika Serikat dan bertekad melanjutkan perlawanan hingga kemenangan penuh diraih. Pernyataan tegas itu disampaikan Kepala Angkatan Darat Iran Mayor Jenderal Amir Hatami di tengah eskalasi ketegangan kawasan dan ancaman militer yang terus dilontarkan Washington.

Hatami menyatakan seluruh kekuatan militer Iran berada dalam kondisi siaga penuh untuk menghadapi berbagai potensi ancaman, termasuk eskalasi konflik dengan AS dan negara-negara sekutunya.

"Iran akan melanjutkan perjuangan hingga kemenangan penuh tercapai," kata Hatami mengutip Dunya News.

Ia menyebut kuatnya keyakinan sebagai faktor utama yang membuat militer Iran mampu bertahan menghadapi tekanan negara-negara besar. Hatami turut menyinggung kemampuan jet tempur F-5 Iran yang pernah berhasil menembus zona pertahanan militer Amerika di Kuwait, meski dilindungi sistem pertahanan berlapis dan berteknologi tinggi.

Menurutnya, Iran tidak akan membiarkan ancaman asing sekecil apapun mengganggu kedaulatan maupun keutuhan wilayah negaranya. Seluruh kapasitas militer, tegasnya, akan dikerahkan demi mempertahankan negara dalam misi yang ia sebut sebagai panggilan suci.

Baca Juga: Trump Beri Ultimatum ke Iran, Selat Hormuz Terancam Memanas Lagi

"Kami akan melanjutkan tugas ini hingga tetes darah terakhir," ujarnya.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi turut angkat bicara soal memanasnya situasi tersebut. Ia mengungkapkan ketidakpercayaan Teheran terhadap Washington, menilai pesan-pesan yang saling bertentangan dari pihak Amerika justru mempersulit jalannya diplomasi.

Araghchi menyampaikan pernyataan itu saat menghadiri pertemuan menteri luar negeri BRICS di New Delhi. Ia menyatakan Iran masih berupaya menjaga gencatan senjata guna memberi ruang bagi proses perundingan, namun mencurigai adanya pihak-pihak tertentu yang berusaha menggagalkan negosiasi tersebut.

Araghchi juga menampik anggapan bahwa upaya mediasi yang dilakukan Pakistan telah menemui jalan buntu di tengah ketegangan regional yang belum mereda.

"Misi Pakistan belum gagal," kata Araghchi kepada wartawan.

Ia menegaskan Iran tetap membuka ruang dialog, namun dengan syarat pihak lawan menunjukkan itikad serius dan bersikap adil dalam setiap proses negosiasi.

"Iran tidak memiliki kepercayaan terhadap Amerika Serikat," tegasnya.

Baca Juga: Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk: Monumen Keberanian Buruh Perempuan yang Mengguncang Sejarah Indonesia

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#Amir Hatami #Konflik Iran-AS #Diplomasi BRICS #amerika serikat #iran