Radar Pasuruan - Presiden Prabowo Subianto mengajak para pengusaha untuk ikut menjadi bagian dari konsep “Indonesia Incorporated” yang berlandaskan semangat kekeluargaan serta keadilan sosial sebagaimana tertuang dalam Pancasila dan UUD 1945.
Menurut Prabowo, Indonesia Incorporated merupakan strategi bersama untuk membangun Indonesia menjadi bangsa yang kuat, mandiri, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
Konsep tersebut, kata dia, lahir dari prinsip negara kekeluargaan di mana seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab bersama memastikan kekayaan negara dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
"Kepada para pengusaha ayo bersama-sama menjadi Indonesia Incorporated. Indonesia Incorporated sebetulnya artinya negara kekeluargaan. Jadi seluruh bangsa ini satu korporasi, artinya seluruh rakyat Indonesia adalah pemegang saham dalam seluruh kekayaan bangsa Indonesia, berhak atas kekayaan tersebut," jelas Prabowo saat meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).
Baca Juga: Prabowo Janji Sejahterakan 6 Juta Nelayan, 1.500 Kampung Nelayan Dibangun Tiap Tahun
Prabowo menegaskan bahwa setiap pemimpin di berbagai tingkatan memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan hak rakyat, bukan justru berkolusi dan merampas hak masyarakat atas kekayaan bangsa.
"Semua pemimpin bertanggung jawab di setiap lapisan untuk memperjuangkan ini dengan semua kekuatan dan keberanian yang ada. Bukan sebaliknya, bukan pemimpin, bukan pejabat, bukan mereka yang dipilih malah berkolusi untuk menghilangkan hak rakyat atas kekayaan seluruh Indonesia," lanjutnya.
Presiden RI tersebut juga menegaskan dirinya bukan menolak sistem pasar bebas. Namun menurutnya, negara tetap harus hadir untuk melindungi masyarakat kecil agar tidak kalah bersaing dengan kelompok yang memiliki modal besar.
"Pemerintah harus bersikap, pemerintah harus intervensi, pemerintah harus membela rakyat yang paling miskin. Kalau bahasa asingnya itu affirmative action," pungkasnya.
Baca Juga: 30 Ribu Koperasi Merah Putih Ditarget Rampung Sebelum 17 Agustus
Editor : Moch Vikry Romadhoni