Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

KKP Buka 20 Ribu Lowongan Awak Kapal, Siap Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja

Moch Vikry Romadhoni • Kamis, 30 April 2026 | 17:12 WIB

 

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Lotharia Latif (kiri) dan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDMKP) Nyoman Radiarta (tengah) dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (30/4/2026). (ANTARA/Shofi Ayudiana)
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Lotharia Latif (kiri) dan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDMKP) Nyoman Radiarta (tengah) dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (30/4/2026). (ANTARA/Shofi Ayudiana)

Radar Pasuruan - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membuka rekrutmen sekitar 20 ribu awak kapal perikanan (AKP) guna mendukung operasional program modernisasi 1.582 unit kapal perikanan nasional.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga kerja tersebut muncul seiring transformasi sektor perikanan tangkap menuju sistem yang lebih modern dan terintegrasi.

“Untuk implementasi program ini membutuhkan lebih kurang 20 ribu awak kapal perikanan untuk mengoperasionalkan kapal dan berdampak langsung pada pelibatan lebih dari 500 ribu tenaga kerja dalam ekosistemnya,” kata Latif dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Ia menegaskan bahwa modernisasi kapal perikanan tidak hanya berfokus pada pembangunan armada, tetapi juga penyiapan sumber daya manusia yang kompeten untuk mengoperasikan kapal modern.

Menurutnya, kapal modern membutuhkan awak dengan kemampuan teknis, mulai dari pengoperasian alat tangkap ramah lingkungan hingga penerapan sistem rantai dingin sejak proses penangkapan di laut.

KKP mencatat total kebutuhan awak kapal mencapai 20.094 orang untuk mengoperasikan 1.582 kapal yang ditargetkan dibangun hingga 2028.

Rinciannya meliputi sekitar 10 ribu personel untuk kapal ukuran 30 gross ton (GT), 9.469 personel untuk kapal 200 GT, serta 625 personel untuk kapal 500 GT.

Adapun kebutuhan jabatan terdiri atas 1.582 nakhoda, 577 fishing master, 1.582 kepala kamar mesin (KKM), 4.935 perwira, dan 11.418 anak buah kapal (ABK).

Latif menambahkan bahwa kebutuhan tenaga kerja tersebut diharapkan dapat dipenuhi oleh lulusan sekolah pelayaran dan politeknik perikanan di Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk membangun sistem manajemen SDM perikanan tangkap yang terintegrasi,” katanya.

KKP telah menetapkan tahapan rekrutmen dimulai dari pendaftaran pada 4 Mei hingga 4 Juni 2026, dengan pengumuman hasil seleksi pada 27 Juli 2026.

Peserta yang lolos akan mengikuti pelatihan dan sertifikasi pada 3 Agustus hingga 30 Oktober 2026, sebelum penempatan kerja pada 1 November hingga 23 Desember 2026.

Program modernisasi kapal ini mencakup pembangunan 1.582 unit kapal, yang terdiri atas 1.000 kapal 30 GT, 557 kapal 200 GT, 20 kapal 500 GT, serta lima kapal pengangkut ukuran 500 GT.

Sebanyak 1.000 kapal 30 GT akan diintegrasikan dengan program Kampung Nelayan Merah Putih dan dikelola oleh koperasi desa atau kelurahan.

Sementara itu, kapal berukuran besar akan mendukung operasi penangkapan ikan di laut lepas bersama BUMN perikanan Agrinas Jaladri Nusantara.

Sebelumnya, program modernisasi ini juga mendapatkan dukungan dari Inggris melalui kerja sama maritim.

Dalam kunjungan kenegaraan ke London pada 20 Januari 2026, Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Inggris mendukung pembangunan kapal penangkap ikan melalui kolaborasi kedua negara.

Kerja sama tersebut merupakan bagian dari investasi sektor maritim senilai 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp91,6 triliun.

Melalui program ini, Indonesia dan Inggris sepakat membangun 1.582 kapal perikanan yang seluruhnya akan diproduksi di dalam negeri.

Program tersebut diperkirakan mampu menyerap hingga 600 ribu tenaga kerja dalam ekosistem industri perikanan nasional.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#lowongan kerja #awak kapal #perikanan indonesia #kapal modern #kkp