Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Belum Dimanfaatkan Maksimal, PLN Ubah Sampah Jadi Energi dengan Potensi Tembus 100 Juta Ton

Moch Vikry Romadhoni • Kamis, 30 April 2026 | 16:09 WIB
Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi biomassa yang sangat besar. (dok. PLN EPI)
Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi biomassa yang sangat besar. (dok. PLN EPI)

Radar Pasuran - PT PLN Energi Primer Indonesia menjalin kerja sama strategis dengan PT Green Marte International untuk mengembangkan pemanfaatan sampah sebagai sumber energi alternatif. Kolaborasi yang dilakukan di Jakarta ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong ekonomi sirkular berbasis limbah.

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi biomassa yang sangat besar, terutama dari limbah agro dan sampah yang belum dimanfaatkan secara optimal.

"Saat ini serapan biomassa oleh PLN baru sekitar 2,5 juta ton per tahun atau setara 2,5 persen dari potensi yang ada. Padahal, limbah agro di Indonesia diperkirakan mencapai 80 juta ton per tahun, dengan sekitar 60 juta ton di antaranya belum termanfaatkan secara optimal. Jika digabungkan dengan sampah nasional, total potensi bahan baku energi alternatif bisa melampaui 100 juta ton per tahun. Ini potensi yang sangat besar, tapi belum dimanfaatkan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pengembangan biomassa memerlukan dukungan model bisnis yang kuat agar dapat berjalan berkelanjutan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi.

“Pengembangan energi biomassa harus terintegrasi antara teknologi dan model bisnis yang feasible, sehingga mampu memberikan manfaat optimal bagi sistem energi nasional,” tambahnya.

PLN EPI menilai bahwa pemanfaatan limbah menjadi biomassa dan biochar dapat memberikan dua manfaat sekaligus, yakni mengurangi dampak lingkungan serta memperkuat ketahanan energi nasional.

Dalam kerja sama ini, PLN EPI bersama Green Marte akan mengembangkan pengolahan limbah perkotaan (municipal waste) dan limbah agro menjadi bahan bakar alternatif seperti biochar dan syngas.

Direktur Utama Green Marte International, Teddy Sujarwanto, menyatakan bahwa pengolahan sampah menjadi energi merupakan solusi strategis yang tidak hanya menyediakan sumber energi alternatif, tetapi juga berdampak positif terhadap lingkungan.

“Pemanfaatan sampah sebagai energi menghadirkan peluang besar karena ketersediaannya yang berkelanjutan, sekaligus menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas lingkungan,” ujarnya.

Salah satu fokus utama kolaborasi ini adalah pengembangan biochar sebagai pengganti batu bara dalam program cofiring di PLTU. Melalui proses karbonisasi, biomassa diolah menjadi bahan bakar yang lebih stabil, memiliki nilai kalor tinggi, dan siap digunakan dalam sistem pembangkit listrik.

Selain itu, kerja sama ini juga mencakup pengembangan biomass hub, riset teknologi pengolahan limbah menjadi energi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dari kedua pihak.

PLN EPI menegaskan bahwa penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini merupakan tahap awal untuk menguji kesesuaian teknologi dan model bisnis sebelum memasuki tahap implementasi yang lebih luas.

Ke depan, perusahaan menargetkan transformasi peran dari sekadar penyedia energi menjadi integrator rantai pasok energi primer yang lebih ramah lingkungan, sejalan dengan upaya mencapai target net zero emission.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#energi biomassa #pln epi #energi alternatif #sampah jadi energi #ekonomi sirkular