Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Ini Ambisi Besar Prabowo, Target Bangun 25.000 Koperasi dalam 3 Bulan

Moch Vikry Romadhoni • Rabu, 29 April 2026 | 18:20 WIB
Petani melintas di depan kantor sementara Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Selorejo, Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (28/4/2026). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/nz.
Petani melintas di depan kantor sementara Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Selorejo, Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (28/4/2026). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/nz.

Radar Pasuruan - Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan lebih dari 25.000 Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia dalam kurun waktu tiga bulan sebagai langkah memperkuat ekonomi kerakyatan secara luas.

"Sebentar lagi kita akan resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih. Kemungkinan, dua tiga minggu lagi. Sesudah itu, dua sampai tiga bulan lagi kita akan resmikan lebih dari 25.000 koperasi," kata Prabowo dalam acara groundbreaking 13 proyek hilirisasi di Cilacap, Jawa Tengah, yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Kabinet di Jakarta, Rabu.

Presiden menegaskan bahwa koperasi yang akan dibangun tersebut merupakan lembaga fisik dengan fasilitas pendukung lengkap untuk menunjang operasional.

Ia menjelaskan bahwa setiap koperasi nantinya akan dilengkapi dengan gudang, fasilitas pendingin, serta kendaraan operasional untuk mendukung distribusi barang.

"Coba dibuka dalam sejarah, saya minta buka dalam sejarah dunia, ada nggak 25 ribu, atau 30 ribu koperasi bisa dibangun dan diselesaikan dalam satu tahun," kata Presiden.

Program Koperasi Merah Putih sendiri merupakan inisiatif strategis pemerintah yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.

Program ini menargetkan pembentukan hingga 80.000 unit koperasi di seluruh wilayah Indonesia guna memperkuat kemandirian desa serta mempercepat terwujudnya kedaulatan pangan dan energi nasional.

Kehadiran koperasi ini dirancang sebagai penggerak utama ekonomi desa dengan sistem tata kelola berbasis digitalisasi.

Fokus utama dari program Koperasi Merah Putih adalah memangkas rantai distribusi pangan agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Selain itu, koperasi juga akan menyediakan berbagai layanan seperti simpan pinjam, distribusi pupuk, hingga pembangunan fasilitas gudang pendingin (cold storage) untuk mendukung nelayan.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#program pemerintah #pembangunan koperasi #Koperasi Merah Putih #Prabowo Subianto #ekonomi kerakyatan