Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Hapus MBG Hari Sabtu, Pemerintah Hemat Rp1 Triliun Sehari

Moch Vikry Romadhoni • Senin, 27 April 2026 | 18:08 WIB
ILUSTRASI. Peniadaaan MBG pada hari Sabtu bisa menghemat anggaran negara Rp 1 triliun per hari.
ILUSTRASI. Peniadaaan MBG pada hari Sabtu bisa menghemat anggaran negara Rp 1 triliun per hari.

Radar Pasuruan - Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, menyatakan bahwa penghapusan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari Sabtu dapat menghemat anggaran sekitar Rp1 triliun dalam satu hari. Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah refocusing atau penajaman belanja pemerintah agar program prioritas tetap berjalan secara efisien dan berkualitas.

“MBG misalnya, yang dulunya Sabtu diberikan makan siang gratis, sekarang itu dihilangkan. Satu hari itu bisa ngirit satu triliun,” kata Juda dalam sesi Policy Dialogue pada acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut dinilai lebih rasional karena peserta didik tidak perlu datang ke sekolah hanya untuk menerima makanan. Dengan penghapusan tersebut, penghematan dalam satu bulan diperkirakan mencapai Rp4 triliun.

“Empat kali dalam sebulan itu bisa mengirit atau menghemat Rp4 triliun. Setahun tentu saja sekitar Rp50 triliun kita bisa menghemat,” ujarnya.

Selain hari Sabtu, pemerintah juga menghentikan penyaluran MBG saat masa libur sekolah sebagai bagian dari penyesuaian program. Juda menegaskan bahwa pemerintah tetap menjalankan program prioritas, namun dengan pendekatan yang lebih tepat sasaran.

“Ini adalah refocusing atau penajaman. Kita tetap melakukan program-program prioritas yang ada dengan lebih berkualitas dan lebih tajam,” ucapnya.

Lebih lanjut, pemerintah juga melakukan evaluasi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi standar nutrisi. Jika ditemukan pelanggaran, operasional SPPG tersebut akan dihentikan sementara.

Kebijakan penajaman belanja ini dilakukan untuk menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap terkendali di tengah tekanan harga minyak global.

Di sisi lain, pemerintah tetap menahan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi guna menjaga daya beli masyarakat, meskipun berdampak pada peningkatan subsidi. Untuk itu, pemerintah juga mengoptimalkan penerimaan negara, termasuk melalui sistem perpajakan coretax serta potensi dari kenaikan harga komoditas seperti batu bara dan minyak sawit mentah (CPO).

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#ekonomi indonesia #anggaran negara #Makan Bergizi Gratis #apbn #Mbg