Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan, Tembus Rp23.900 per Liter

Moch Vikry Romadhoni • Sabtu, 18 April 2026 | 18:51 WIB
Pertamina dan ESDM ungkap alasan naikkan 3 jenis BBM nonsubsidi per 18 April 2026. (Unsplash/aldrinrachmanpradana)
Pertamina dan ESDM ungkap alasan naikkan 3 jenis BBM nonsubsidi per 18 April 2026. (Unsplash/aldrinrachmanpradana)

Radar Pasuruan - Tiga jenis bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mengalami kenaikan harga per 18 April 2026, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Sementara itu, BBM nonsubsidi lain seperti Pertamax dan Pertamax Green 95 tetap bertahan di harga sebelumnya tanpa perubahan.

Berdasarkan informasi dari Pertamina, harga Pertamax Turbo kini menjadi Rp19.400 per liter, naik sekitar Rp6.000 dari sebelumnya Rp13.100 per liter pada 1 April 2026.

Untuk Dexlite, harga awal Rp14.200 per liter kini melonjak menjadi Rp23.600 per liter, atau naik sebesar Rp9.400.

Sedangkan Pertamina Dex juga mengalami kenaikan signifikan dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter, dengan selisih kenaikan Rp9.400.

Di sisi lain, Pertamax tetap berada di harga Rp12.300 per liter dan Pertamax Green 95 di Rp12.900 per liter.

Kebijakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini mengikuti regulasi pemerintah melalui Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022.

Harga BBM nonsubsidi ditentukan berdasarkan dinamika pasar global, termasuk fluktuasi harga minyak mentah dunia serta nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Perwakilan Pertamina, Muhammad Baron, menyampaikan bahwa hanya tiga jenis BBM nonsubsidi yang mengalami kenaikan harga.

“Harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap, agar kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” kata Baron dalam keterangannya pada Sabtu, 18 April 2026.

Sementara itu, juru bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menjelaskan bahwa kenaikan ini merupakan bentuk penyesuaian terhadap lonjakan harga minyak dunia.

“Kita memahami bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan bagian dari mekanisme yang mengikuti dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar, sehingga ini merupakan respons terhadap kondisi pasar global,” ujar Anggia dalam keterangannya pada Sabtu, 18 April 2026.

“Tapi hal penting yang perlu kami tekankan adalah Pemerintah memastikan harga BBM subsidi, baik itu Pertalite dan Solar subsidi tidak naik,” lanjutnya.

Lebih lanjut, pemerintah memastikan harga BBM subsidi tetap stabil hingga akhir 2026. Saat ini, Pertalite dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#harga bbm #bbm naik #energi #pertamina