Radar Pasuruan - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa anggaran pembelian motor dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kemungkinan sudah disusun sebelum dirinya menjabat.
Hal itu kemudian menjadi sorotan setelah muncul polemik mengenai pengadaan kendaraan tersebut.
Purbaya menjelaskan sempat terjadi miskomunikasi internal terkait status anggaran pembelian motor.
“Tahun lalu itu, ada miskomunikasi dari anak buah saya ke saya. Seingat saya, saya tanya, sudah ditolak,” kata Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (9/4).
Namun setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, ternyata tidak seluruh pengajuan anggaran tersebut ditolak.
Sebagian usulan diketahui sudah terlanjur masuk dalam perencanaan anggaran sebelumnya.
Baca Juga: BAZNAS Klarifikasi Soal Dana Zakat, Tak Sepersen Pun Digunakan untuk Program MBG
“Tapi ternyata sebagian sudah ditolak. Mungkin juga sudah dianggarkan sebelum saya jadi menteri. Jadi saya tidak tahu,” imbuhnya.
Meski begitu, Purbaya memastikan pemerintah tidak akan lagi mengalokasikan anggaran untuk pembelian motor bagi program MBG di masa mendatang.
“Tapi nanti kita lihat lagi deh ke depan. Tapi yang jelas, ke depan tidak ada lagi,” tegasnya.
Kepastian tersebut juga diperoleh setelah dirinya mengonfirmasi langsung kepada Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana.
Purbaya kembali menegaskan bahwa pada tahun berjalan tidak ada lagi alokasi anggaran untuk pengadaan motor MBG.
“Saya tanya semalam, tahun ini ada atau tidak? Tidak ada. Tahun ini tidak ada lagi,” tukasnya.
Editor : Moch Vikry Romadhoni