Radar Pasuruan - Sosok Dokter Detektif atau Doktif menyampaikan pernyataan yang mengejutkan terkait dugaan penipuan yang disebut melibatkan dokter kecantikan Richard Lee. Ia menilai dugaan tersebut cukup serius karena diduga berkaitan dengan proses produksi di pabrik.
"Sekarang dugaan penipuannya lebih besar. Kenapa? Karena dilakukan oleh pabrik dari tersangka DRL. Setelah Doktif uji lab, di sini (salah satu produk) ada kandungan yang namanya ascorbic acid. Ternyata di sini tidak pernah ada kandungan ascorbic acid," kata Doktif.
Menurutnya, kesalahan tersebut sangat fatal mengingat Richard Lee memiliki latar belakang sebagai dokter kecantikan. Apalagi jika mencantumkan komposisi bahan dalam produk yang ternyata tidak ditemukan setelah dilakukan uji laboratorium.
"Komposisi di dalam sini yang dia klaim itu tidak ada, tidak terdeteksi. Artinya apa? Saat ini dia sudah melakukan dugaan tindak penipuan yang jauh lebih dahsyat di pabriknya sendiri," ungkapnya.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Richard Lee ditahan oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3) karena dinilai tidak kooperatif dalam proses hukum yang sedang berjalan.
Doktif juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika memilih produk, terutama jika terdapat indikasi penipuan di dalamnya.
Ia menambahkan bahwa dugaan penipuan yang dilakukan tidak hanya berkaitan dengan kandungan produk, tetapi juga metode pemasaran yang dinilai penuh bujuk rayu dan janji yang tidak realistis.
"Ini menjadi pelajaran jangan ada lagi yang menggunakan teknik flexing, gimmcik marketing kotor menjanjikan emas batangan, menjanjikan umrah, menjanjikan pembagian handphone. Itu semua bohong yang pernah dilakukan oleh tersangka DRL," tegas Doktif.
Editor : Moch Vikry Romadhoni