Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Seorang Cucu di Bandung Selalu Bawa Pulang Makanan dari Masjid, Mengaku Ingin Diberikan pada sang Nenek

Moch Vikry Romadhoni • Jumat, 20 Februari 2026 | 16:33 WIB

 

Sebuah video tentang seorang bocah laki-laki yang membawa pulang makanan dari masjid di Majalaya, Bandung, Jawa Barat viral di media sosial.  Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram
Sebuah video tentang seorang bocah laki-laki yang membawa pulang makanan dari masjid di Majalaya, Bandung, Jawa Barat viral di media sosial. Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram

Radar Pasuruan - Sebuah video yang memperlihatkan seorang bocah laki-laki membawa pulang makanan dari masjid di Majalaya, Bandung, Jawa Barat, menjadi viral di media sosial.

Dalam unggahan akun Instagram @masjidpemudaalhamra, bocah tersebut menyampaikan bahwa makanan yang diperolehnya hendak dibawa pulang untuk sang nenek.

Video berdurasi 1 menit 27 detik itu memperlihatkan anak tersebut enggan menyantap makanan karena ingin memberikannya kepada neneknya.

“Nggak dimakan, buat nenek,” ucapnya.

Ia juga menggeleng saat ditanya apakah ingin makan, dan tetap bersikeras membawa makanan tersebut pulang.

Dalam keterangan video disebutkan bahwa anak yang mengenakan baju muslim merah itu sehari-hari mendapat bantuan makan dari tetangga. Bahkan marbot masjid harus membujuknya agar mau menyantap sebagian makanan.

“Makan pun cuma mengandalkan dari tetangganya. Marbot sampai harus membujuk anak ini supaya mau makan,” tulis keterangan video tersebut.

“Nanti buat nenek ada, sekarang kamu makan ada dua, buat nenek satu, buat kamu juga satu,“ ucap perekam video membujuknya.

Anak itu juga mengaku tidak sempat sarapan pada pagi hari, meski makan malam biasanya dibantu oleh tetangga.

Dalam video lain, sang nenek mengungkapkan bahwa ia kerap meminta cucunya untuk memakan makanan dari masjid.

“Iya, kadang dimakan lagi sama dia sendiri. ‘Nek mau?’ katanya dan saya jawab ‘Enggak, karena nenek sudah sering makan sama itu ayam’, kalau dia kan memang jarang,” ucap sang nenek.

Ia menjelaskan kondisi ekonomi mereka yang terbatas. Setelah membayar kontrakan dan membeli beras, mereka kadang hanya mampu membeli ayam setengah kilogram atau bahkan hanya bagian kepalanya.

Untuk kebutuhan sehari-hari, keduanya kerap makan dengan lauk sederhana seperti garam dan kecap.

“Nggak perlu makan enak, apalagi dia asalkan ada garam atau kecap, nggak pilih-pilih makan,” sambungnya.

Sang nenek juga berharap ada pihak yang bersedia membantu mengurus cucunya, namun Adit memilih tetap tinggal bersamanya.

“Nenek berharap ada yang ngurus Adit, tapi ‘Mau sama nenek’ katanya. Nenek kasihan banget melihat Adit, coba sambil ikut ngaji tapi ketemu orang mabuk terus,” jelasnya.

Ketika disarankan untuk memasukkan Adit ke pesantren, sang nenek mengaku tidak memiliki biaya, bahkan untuk kebutuhan makan sehari-hari.

Video yang telah ditonton lebih dari 1,2 juta kali itu menuai simpati warganet. Banyak yang menyoroti kebaikan tetangga sekitar yang kerap membantu memberi makanan kepada Adit dan neneknya.

“Semoga selalu dilancarkan rezeki untuk anak dan neneknya, juga masjid yang membantu ini,” tulis salah satu warganet.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#viral instagram #kisah haru #bandung #Majalaya