Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Dua Hari Hilang di Ijen! Pendaki 16 Tahun Ditemukan Terjebak di Tebing

Moch Vikry Romadhoni • Jumat, 20 Februari 2026 | 15:48 WIB

 

Menyoroti insiden pendaki Gunung Ijen, Banyuwangi yang sempat dilaporkan hilang kini ditemukan dalam kondisi selamat.
Menyoroti insiden pendaki Gunung Ijen, Banyuwangi yang sempat dilaporkan hilang kini ditemukan dalam kondisi selamat.

Radar Pasuruan - Sebagian warganet tengah menyoroti insiden pendaki yang sempat dilaporkan hilang di Gunung Ijen, Banyuwangi, dan kini telah ditemukan dalam keadaan selamat.

Remaja berinisial MD (16), warga Desa Tamansari, ditemukan pada hari kedua pencarian, Kamis, 19 Februari 2026. Informasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram @kawahijenbanyuwangi pada Jumat, 20 Februari 2026.

Dalam unggahan itu disebutkan Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban di jalur pendakian Kawah Ijen.

"Korban ditemukan pukul 16.16 WIB dalam posisi terjebak di area tebing," demikian tertulis dalam postingan tersebut.

Disebutkan pula bahwa lokasi korban berada sekitar 890 meter dari titik terakhir dilaporkan hilang (Last Known Position).

Berdasarkan laporan di lapangan, korban ditemukan dalam kondisi lemas karena cuaca dingin dan kurangnya asupan makanan.

"Mengingat medan ekstrem, tim melakukan vertical rescue sebelum mengevakuasi korban ke Pos Paltuding," tulis unggahan tersebut.

Pada hari kedua, pencarian dibagi menjadi dua SRU. Regu pertama menyisir jalur sepanjang 3,6 kilometer dari Pos Paltuding hingga puncak, sementara regu kedua memfokuskan pencarian di area open grid seluas 1 kilometer persegi di sekitar LKP.

Walaupun cuaca hujan ringan dan mendung tebal, tim juga menggunakan drone thermal untuk membantu mendeteksi panas tubuh korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengapresiasi kerja sama TNI-Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat dalam proses pencarian.

"Korban ditemukan selamat. Ini menjadi pengingat agar pendaki mematuhi prosedur, tetap dalam rombongan, dan waspada cuaca," ujarnya di lokasi kejadian, Kawah Ijen, Banyuwangi, Kamis, 19 Februari 2026.

Setelah menjalani perawatan di Puskesmas Licin, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 18.00 WIB.

Baca Juga: Akhir Pencarian 24 Hari! Pendaki Bukit Mongkrang Ditemukan Meninggal

Sebelumnya, korban diketahui mendaki bersama empat rekannya. Namun saat MD dinyatakan hilang di sekitar pertigaan jalur kawah dan sunrise point, keempat temannya diduga turun dan kembali ke rumah tanpa melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.

Peristiwa ini baru terungkap setelah orang tua korban melapor karena anaknya tak kunjung pulang.

Secara terpisah, Kepala TWA Kawah Ijen, Rusdi Santoso, menjelaskan bahwa rombongan sempat beristirahat bersama sebelum korban dinyatakan hilang. Dari lima pendaki, dua orang berjalan bersama korban, sedangkan tiga lainnya menggunakan jasa troli.

Seorang pemandu yang ikut disebut bukan pendamping resmi, melainkan hanya berjalan bersama karena saling mengenal.

Operasi pencarian yang ditutup pada Kamis, 19 Februari 2026 tersebut melibatkan 41 personel gabungan dari SAR, TNI-Polri, BPBD, KSDA, relawan, serta warga, dengan dukungan drone thermal.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#pendaki hilang #tim sar #gunung ijen