Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Sirine Banjir di Bekasi Kini Tak Lagi Bikin Panik, Ini Perubahan dan Penyebabnya

Moch Vikry Romadhoni • Jumat, 30 Januari 2026 | 16:42 WIB

 

Warga Bekasi sempat viral karena berlarian ke jalan raya saat sirine peringatan banjir berbunyi.
Warga Bekasi sempat viral karena berlarian ke jalan raya saat sirine peringatan banjir berbunyi.

Radar Pasuruan - Potensi peningkatan tinggi muka air (TMA) di sejumlah sungai sekitar Bekasi hingga kini masih terus berlangsung.

Sirine peringatan banjir sempat berbunyi pada Rabu malam, 28 Januari 2026, dan kejadian tersebut viral di media sosial.

Kondisi itu membuat sejumlah warga panik hingga berlarian ke jalan raya karena khawatir banjir akibat luapan sungai akan terjadi.

Jika sebelumnya bunyi sirine menyerupai alarm dan memicu kepanikan, kini suara tersebut diubah menjadi pemberitahuan yang disertai imbauan kewaspadaan bagi warga.

“Sirine peringatan dini banjir kembali berbunyi, Jumat, 30 Januari 2026, dini hari,” tulis keterangan pada akun Instagram @infobekasi_official pada Jumat, 30 Januari 2026.

Perubahan karakter bunyi sirine waspada banjir ini diduga dilakukan agar masyarakat tidak mudah panik.

“Peringatan, terjadi kenaikan tinggi muka air. Warga diharapkan waspada,” bunyi sirine di wilayah Teluk Pucung, Bekasi Utara berulang kali pada pukul 02.30 WIB.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat kenaikan tinggi muka air di Pertemuan Cileungsi dan Cikeas (P2C) hingga mencapai 505 cm pada Jumat, 30 Januari 2026 sejak pukul 01.30 WIB.

Kondisi tersebut bertahan dengan ketinggian yang sama hingga pukul 03.00 WIB dan berstatus Top Level.

BPBD juga melaporkan, dari empat lokasi sungai di sekitar Bekasi, yakni Cibongas dan Cileungsi Hulu masih berada dalam status normal, sementara Cikeas dan P2C masuk status siaga 3.

Bunyi sirine yang terdengar pada Rabu malam, 28 Januari 2026 sekitar pukul 20.30 WIB, sempat membuat warga Bekasi berlarian hingga ke jalan raya.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @infojawabarat pada Rabu, 28 Januari 2026, tampak banyak warga justru berkumpul di area jembatan Kali Lengkak.

Sejumlah pengendara sepeda motor bahkan terlihat berhenti di bahu jalan untuk memantau kondisi pintu air yang berada di bawah jembatan.

Saat itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto sempat menyampaikan bahwa sirine tersebut merupakan penanda agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi banjir dan bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#Sirine Banjir #waspada #tma #bekasi