Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Aksi Pawang Hujan di Lokasi Longsor Cisarua, Evakuasi Masuki Hari ke-5

Moch Vikry Romadhoni • Rabu, 28 Januari 2026 | 15:58 WIB

 

Menyoroti proses evakuasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada hari ke-5 pencarian korban.
Menyoroti proses evakuasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada hari ke-5 pencarian korban.

Radar Pasuruan - Proses evakuasi korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, telah memasuki hari kelima sejak kejadian pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Pada hari sebelumnya, tepatnya hari keempat pencarian, tim SAR gabungan mengalami kendala serius akibat hujan deras yang mengguyur lokasi bencana.

Demi menjaga keselamatan petugas di lapangan, proses evakuasi korban longsor tersebut terpaksa dihentikan sementara.

Di tengah kondisi cuaca ekstrem itu, muncul sosok pawang hujan yang dikenal dengan panggilan Abah. Ia terlihat mendekati salah satu gundukan tanah di area longsoran.

Dalam cuplikan video yang diunggah akun Instagram @infobandungbarat pada Rabu, 28 Januari 2026, Abah tampak melakukan ritual berdasarkan kearifan lokal yang diyakininya.

Dalam rekaman tersebut, Abah memutar sebuah tongkat tepat di atas kepalanya. Di sekelilingnya juga terlihat beberapa botol air mineral yang kemudian airnya disiramkan ke tanah.

"Kun Fayakun, Bismillah. Lihat, langsung berhenti," ucap Abah di lokasi bencana longsor.

Aksi tersebut sontak menjadi perhatian warganet dan memicu beragam respons, termasuk doa dan dukungan agar proses evakuasi berjalan lancar.

"Ini memang tidak murni soal keyakinan, namun yang pasti doa-doa terbaik untuk para korban yang masih hilang," tutur warganet melalui akun @aderoyani.

"Alhamdulillah, semangat untuk tim SAR demi menemukan para korban longsor di Cisarua," ujar warganet lainnya dengan akun @widyardika.

Baca Juga: Longsor Cisarua Telan 23 Prajurit Marinir, KSAL Ungkap Mereka Sedang Latihan Pratugas

Sementara itu, terkait proses identifikasi korban, DVI Polri hingga kini telah menerima sebanyak 50 kantong berisi jenazah korban longsor di Cisarua.

Secara terpisah, Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyampaikan jumlah warga terdampak mengalami perubahan dari sebelumnya 34 kepala keluarga dengan 133 jiwa menjadi 35 kepala keluarga dengan total 155 jiwa.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 75 orang dinyatakan selamat, sementara 80 orang lainnya masih dalam tahap pencarian.

"Di mana kalau tadi pagi informasi terakhir yang saya konfirmasi bahwa telah teridentifikasi 27 jenazah yang sudah diserahterimakan kepada keluarga," kata Syafi'i kepada awak media di Gedung DPR, Jakarta, pada Selasa, 27 Januari 2026.

Syafi'i juga menjelaskan bahwa proses pencarian melibatkan sekitar 2.000 personel gabungan. Namun, untuk sementara waktu, hanya 250 personel yang diterjunkan ke lapangan dengan mempertimbangkan kondisi dan keselamatan petugas.

Hingga saat ini, pencarian korban masih difokuskan pada area permukiman warga, di mana sebanyak 35 kepala keluarga tertimbun material longsor.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#pawang hujan #longsor #cisarua #banjir #evakuasi