Radar Pasuruan - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengungkap penyebab meninggalnya pemengaruh Lula Lahfah. Influencer tersebut ditemukan meninggal dunia di sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (23/1).
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengatakan, pihaknya masih menunggu keterangan resmi dari dokter yang melakukan pemeriksaan terhadap korban.
"Sampai saat ini kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter. Dan dokter juga siap untuk memberikan keterangan kepada kepolisian," kata Iskandarsyah kepada wartawan di Jakarta, Senin (27/1).
Selain itu, kepolisian juga mendalami kemungkinan adanya unsur narkoba maupun faktor lain yang berpotensi menjadi penyebab kematian Lula Lahfah. Untuk itu, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), tempat korban pertama kali mendapatkan penanganan medis.
Meski demikian, hasil pemeriksaan lanjutan dari Rumah Sakit Fatmawati selaku rumah sakit rujukan memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Oleh karena itu, kemarin saya juga infokan juga tidak dilaksanakan autopsi," ucapnya.
Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa enam orang saksi guna menyusun kronologi kejadian dan melengkapi keterangan dari laboratorium forensik. Selain itu, pihak kepolisian juga meminta data dari rumah sakit terkait riwayat kesehatan Lula Lahfah.
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menemukan sejumlah obat-obatan serta surat rawat jalan di apartemen yang ditempati Lula Lahfah di lantai 25, Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru. Penemuan tersebut dilakukan pada Jumat (23/1) sekitar pukul 18.44 WIB.
"Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih dalam keterangannya, Sabtu (24/1).
Editor : Moch Vikry Romadhoni