Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Kades Jenar Mandi Lumpur di Jalan Rusak, Bentuk Protes ke Pemkab Sragen

Moch Vikry Romadhoni • Kamis, 22 Januari 2026 | 15:30 WIB

 

Menyoroti aksi viral di medsos, seorang kepala desa (Kades) di Sragen, Jawa Tengah mandi lumpur sebagai bentuk protes jalan tak kunjung diperbaiki.
Menyoroti aksi viral di medsos, seorang kepala desa (Kades) di Sragen, Jawa Tengah mandi lumpur sebagai bentuk protes jalan tak kunjung diperbaiki.

Radar Pasuruan - Perbincangan warganet di media sosial tengah ramai menyoroti aksi protes unik yang dilakukan seorang kepala desa di Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, terhadap pemerintah daerah setempat.

Dalam unggahan akun Instagram @undercover.id pada Kamis, 22 Januari 2026, disebutkan kepala desa tersebut bernama Sunarso. Aksi yang dilakukannya sontak menarik perhatian publik.

Dalam video yang beredar, Sunarso tampak melakukan aksi mandi di genangan air bercampur lumpur di sebuah jalan kabupaten yang kondisinya rusak dan berlubang. Jalan tersebut merupakan akses yang kerap dilalui warga.

"Aksi itu dilakukan di pinggir jalan sepanjang 6 kilometer milik Pemkab Sragen dan disaksikan para pengguna jalan," demikian laporan dalam postingan tersebut.

Aksi mandi lumpur itu disebut sebagai bentuk protes spontan atas kondisi jalan yang rusak dan tak kunjung mendapat perbaikan.

Sunarso mengaku terpeleset saat hendak berangkat bekerja, lalu sekalian melakukan aksi tersebut.

"Jalan tersebut terakhir diperbaiki sekitar 24 tahun lalu dan sejak 2019 kerusakannya semakin parah," terangnya.

Ia menambahkan bahwa jalan tersebut memiliki peran penting karena digunakan setiap hari oleh warga maupun pelajar, serta sering menyebabkan kerusakan kendaraan.

"Padahal, jalan itu setiap hari dilalui warga dan pelajar, serta kerap merusak kendaraan," imbuh Sunarso.

Melalui aksinya, Sunarso berharap Pemerintah Kabupaten Sragen dapat segera memprioritaskan perbaikan jalan tersebut. Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen disebut masih melakukan peninjauan di lokasi.

"DPU Sragen menyatakan tengah meninjau lokasi jalan yang dimaksud," tutup postingan tersebut.

Hingga Kamis, 22 Januari 2026, unggahan tersebut telah memperoleh lebih dari 1.146 ribu tanda suka di Instagram. Kolom komentar pun dipenuhi dukungan dari warganet terhadap aksi sang kepala desa.

"Sabunnya jangan lupa, mukanya belum dibilas, Pak Kades," ujar warganet dengan akun @dianimamn.

"Beliau ini rela mengorbankan nama baiknya untuk perbaikan jalan di desanya," ungkap warganet lainnya melalui akun @wahidwibowo.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#mandi lumpur #protes #kades #jalan rusak